PELAIHARI, INFO_PAS — Dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari terus mengalir dari berbagai pihak. Kali ini, bantuan air bersih kembali diterima Rutan Pelaihari dari PDAM Tanah Laut dan BPK Arissa Pelaihari di tengah kondisi kekeringan yang masih berdampak pada ketersediaan air.
Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari bagi warga binaan dan petugas. Kehadiran dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan kebutuhan dasar di lingkungan Rutan, khususnya selama kondisi kemarau.
Petugas yang mendampingi kegiatan, Hendy Arifudin, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu Rutan dalam menjaga ketersediaan air bersih sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap kebutuhan warga binaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PDAM Tanah Laut dan BPK Arissa Pelaihari atas bantuan yang diberikan. Air bersih merupakan kebutuhan utama, sehingga dukungan seperti ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di Rutan,” ujar Hendy.
Sebelumnya, pemenuhan kebutuhan air bersih di Rutan Pelaihari juga telah mendapat perhatian dan bantuan dari sejumlah instansi maupun pihak lainnya. Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, turut mengapresiasi berbagai bentuk dukungan yang terus diberikan, termasuk bantuan yang kali ini datang dari PDAM Tanah Laut dan BPK Arissa Pelaihari.
Rangkaian dukungan tersebut menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan Pemasyarakatan tidak berjalan sendiri. Kolaborasi antara Rutan Pelaihari dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan warga binaan tetap terpenuhi, terutama ketika kondisi kekeringan berdampak pada ketersediaan air.
Rutan Pelaihari berharap sinergi dan kepedulian dari berbagai pihak dapat terus terjaga. Bantuan air bersih bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan warga binaan.






