Khatam Al-Qur’an, Warga Binaan Perempuan Rutan Pelaihari Perkuat Keimanan dan Semangat Memperbaiki Diri

PELAIHARI, INFO_PAS — Membaca dan mendalami Al-Qur’an menjadi salah satu jalan untuk menumbuhkan ketenangan batin sekaligus memperkuat keimanan. Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan khatam Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan warga binaan perempuan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari di Blok D Perempuan, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WITA ini diikuti warga binaan perempuan bersama petugas Rutan Pelaihari, yakni Risa Gayatri, Syahrida Amrina, dan Astuti. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan mendapatkan kesempatan untuk membaca Al-Qur’an bersama dalam suasana yang religius dan penuh kebersamaan.

Pelaksanaan khatam Al-Qur’an menjadi bagian dari pembinaan kepribadian di bidang kerohanian. Kegiatan ini tidak hanya mendorong warga binaan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membangun kebiasaan positif dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Petugas turut mendampingi jalannya kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan spiritual warga binaan. Kebersamaan dalam membaca ayat-ayat suci diharapkan dapat memberikan suasana yang menenangkan sekaligus menjadi ruang untuk merenungkan dan memperbaiki diri.

Petugas pendamping, Risa Gayatri, menyampaikan bahwa kegiatan khatam Al-Qur’an menjadi salah satu upaya untuk membangun kebiasaan ibadah yang konsisten bagi warga binaan perempuan. Menurutnya, pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam memberikan penguatan batin selama menjalani masa pembinaan.

“Kami berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi rutinitas setiap Jumat, tetapi juga menumbuhkan kecintaan warga binaan terhadap Al-Qur’an. Semoga melalui kebersamaan membaca dan mempelajari ayat-ayat suci, mereka mendapatkan ketenangan, semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta termotivasi untuk terus memperbaiki diri,” ujar Risa.

Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, khatam Al-Qur’an juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai kesabaran, keikhlasan, dan introspeksi diri. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tercermin dalam sikap dan perilaku warga binaan selama mengikuti seluruh rangkaian pembinaan.

Rutan Pelaihari terus memberikan perhatian terhadap pembinaan kepribadian melalui kegiatan kerohanian yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan adanya kegiatan rutin ini, warga binaan diharapkan memiliki kesempatan untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membangun kebiasaan ibadah yang dapat terus dijaga.

Melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an di Blok D Perempuan, Rutan Pelaihari ingin menghadirkan pembinaan yang tidak hanya menyentuh keterampilan dan kemandirian, tetapi juga sisi spiritual. Sebab, memperbaiki diri merupakan perjalanan yang dapat dimulai kapan saja, termasuk melalui langkah sederhana untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *