Buka Buku, Buka Wawasan: Warga Binaan Rutan Pelaihari Manfaatkan Perpustakaan

PELAIHARI, INFO_PAS — Keterbatasan ruang bukan alasan untuk berhenti belajar. Sabtu (19/9), warga binaan Rutan Kelas IIB Pelaihari memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang membaca, belajar, dan memperluas wawasan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian sekaligus mendorong warga binaan mengisi waktu dengan aktivitas yang produktif.

 

Sejak pukul 09.00 WITA, warga binaan menuju perpustakaan dengan tertib di bawah pengawasan petugas. Beragam bahan bacaan dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan maupun memperoleh informasi yang bermanfaat.

 

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Pelaihari, Galang Tresno Prakoso, mengatakan kebiasaan membaca dapat menjadi bagian dari proses perubahan diri. “Kami ingin perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi menjadi ruang belajar. Dari membaca, warga binaan bisa menambah pengetahuan dan membuka cara pandang yang lebih luas,” ujarnya.

 

Menurut Galang, kesempatan membaca perlu dimanfaatkan secara konsisten. Selain menambah wawasan, aktivitas tersebut memberikan pilihan kegiatan yang positif selama menjalani masa pembinaan dan dapat menjadi bekal pengetahuan ketika warga binaan kembali ke masyarakat.

 

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Rutan Pelaihari juga terus mendorong pemanfaatan perpustakaan secara berkala agar budaya membaca dapat tumbuh sebagai bagian dari pembinaan kepribadian.

 

Hal tersebut sejalan dengan perhatian Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, terhadap pengembangan program pembinaan yang memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Pemanfaatan perpustakaan menjadi salah satu bentuk pembinaan sederhana namun berkelanjutan dalam mempersiapkan warga binaan menghadapi kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *