Pidie – Pasca bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie, upaya pemulihan terus dilakukan secara intensif. Lumpur tebal dan tumpukan sampah masih terlihat di berbagai permukiman warga, infrastruktur, serta fasilitas umum. Menyikapi kondisi tersebut, Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI dari Kodim 0102/Pidie bersama Yonif TP 857/GG melaksanakan karya bakti pembersihan di lingkungan Dayah Al Ikhlas Al Aziziah, Gampong Beureueh II, Kecamatan Mutiara Timur, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan lumpur sisa banjir yang menutupi halaman dayah, tempat wudhu, serta balai-balai pengajian. Dayah tersebut merupakan salah satu fasilitas pendidikan keagamaan yang terdampak parah akibat banjir, sehingga aktivitas belajar mengajar terhentikan.
Komandan Koramil (Danramil) 24/Mutiara Timur, Kapten Inf Yunus Emha, mengatakan bahwa karya bakti ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan pasca bencana.
“Sasaran karya bakti hari ini adalah membersihkan lumpur dan material sisa banjir di halaman dayah. Ini penting karena dayah merupakan fasilitas umum yang sangat vital bagi masyarakat. Kami berharap setelah dibersihkan, proses belajar mengajar agama bagi anak-anak dapat segera berjalan kembali,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam penanggulangan bencana merupakan bagian dari tugas pokok TNI di masa damai melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana alam.
Sementara itu, Komandan Peleton (Danton) Yonif TP 857/GG, Letda Inf Ahmad Fauzi, menambahkan bahwa sinergi antara Kodim 0102/Pidie dan Yonif TP 857/GG berjalan dengan sangat baik selama proses penanganan pasca banjir.
“Kolaborasi kami sejauh ini solid, kompak, dan penuh semangat. Hasilnya sudah cukup signifikan. Banyak fasilitas umum dan rumah warga yang terdampak banjir telah kami sentuh dan bersihkan. Ini merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia memastikan bahwa pembersihan di lingkungan Dayah Al Ikhlas Al Aziziah akan dituntaskan hari ini agar fasilitas tersebut dapat segera difungsikan kembali sebagaimana mestinya.
“Insya Allah, halaman dayah, tempat wudhu, dan balai-balai pengajian hari ini selesai dibersihkan sehingga bisa kembali digunakan oleh santri dan masyarakat,” tutupnya.
Upaya pemulihan pasca banjir di Kabupaten Pidie masih terus berlanjut. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat normalisasi kehidupan warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak bencana.






