TPA Rutan Pelaihari Perkuat Pembinaan Kepribadian, Warga Binaan Tekun Belajar Membaca Al-Qur’an

TPA Rutan Pelaihari Perkuat Pembinaan Kepribadian, Warga Binaan Tekun Belajar Membaca Al-Qur’an

PELAIHARI, INFO_PAS — Komitmen Rutan Kelas IIB Pelaihari dalam memperkuat pembinaan kepribadian bagi warga binaan terus diwujudkan melalui kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang dilaksanakan secara rutin di Masjid Istiqomah Rutan Pelaihari, Senin (08/06). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut diikuti warga binaan dari Blok Hunian B dan C untuk sesi pagi, serta Blok Hunian A pada sesi siang, dengan pendampingan petugas sebagai pengawas kegiatan.

Pembagian jadwal pembelajaran dilakukan untuk memastikan proses pembinaan berjalan lebih efektif dan menyeluruh. Dengan jumlah peserta yang lebih terfokus pada setiap sesi, warga binaan dapat memperoleh bimbingan membaca Al-Qur’an secara lebih optimal sesuai kemampuan masing-masing.

Pengawas Kegiatan Pembinaan Kepribadian TPA, Abdul Latief Iriawan, menjelaskan bahwa pengaturan jadwal pembelajaran menjadi salah satu langkah penting agar materi yang diberikan dapat diterima dengan baik oleh seluruh peserta.

“Pembinaan TPA kami laksanakan secara bertahap dengan pembagian jadwal berdasarkan blok hunian agar proses belajar lebih kondusif dan terarah. Dengan jumlah peserta yang lebih terkontrol, warga binaan dapat memperoleh pendampingan yang maksimal sehingga mampu memahami dan mempraktikkan pembelajaran Al-Qur’an dengan baik dan benar. Harapannya, ilmu yang mereka peroleh selama menjalani masa pembinaan dapat menjadi bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Abdul Latief.

Program pembinaan kepribadian melalui TPA menjadi salah satu sarana pembentukan karakter yang terus diperkuat di Rutan Pelaihari. Selain mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kedisiplinan, ketekunan, dan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari warga binaan.

Salah satu peserta TPA dari Blok B, Ridho, mengaku merasakan manfaat besar dari pembinaan yang diikutinya secara rutin selama lebih dari satu tahun terakhir. Ia menceritakan bahwa ketika pertama kali mengikuti kegiatan tersebut, dirinya belum mampu membaca Al-Qur’an.

“Dulu saya sama sekali belum bisa membaca Al-Qur’an. Alhamdulillah, setelah mengikuti pembinaan TPA secara rutin selama lebih dari satu tahun, sekarang saya sudah bisa membaca meskipun masih terus belajar dan memperbaiki bacaan. Saya bersyukur mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan ini karena sangat membantu saya untuk menjadi lebih baik,” ungkap Ridho.

Melalui pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Rutan Pelaihari berharap warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga memiliki bekal moral dan spiritual yang dapat menjadi landasan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *