- Semangat Warga Binaan Rawat Kebun SAE, Rutan Pelaihari Dorong Kemandirian Pangan
PELAIHARI, INFO_PAS — Suasana Kebun SAE Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari tampak penuh semangat pada Senin (04/05) pagi. Sejumlah warga binaan bersama petugas melaksanakan kegiatan perawatan tanaman sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bidang pertanian yang rutin dilaksanakan di lingkungan rutan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut diawasi langsung oleh petugas Rutan Pelaihari, M. Ridho Santoso. Dalam kegiatan itu, warga binaan melakukan berbagai perawatan tanaman seperti penyiraman, pembersihan gulma, pemupukan, hingga pengecekan kondisi tanaman agar tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang baik nantinya.
Berbagai jenis tanaman hortikultura dirawat secara bersama-sama di Kebun SAE, di antaranya jagung manis, kangkung, sawi, cabai, tomat, terong, dan beberapa tanaman sayuran lainnya yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan Rutan Pelaihari.
Pembinaan ini tidak hanya bertujuan menjaga produktivitas kebun, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan di bidang pertanian yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Melalui kegiatan sederhana namun berkelanjutan ini, warga binaan diajak memahami bahwa proses, ketekunan, dan kerja sama menjadi kunci dalam menghasilkan sesuatu yang bernilai.
Pengawas kegiatan, M. Ridho Santoso, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian bidang pertanian menjadi salah satu bentuk pembinaan positif yang terus dikembangkan di Rutan Pelaihari. Menurutnya, semangat warga binaan dalam mengikuti kegiatan menjadi hal penting dalam keberhasilan program tersebut.
“Pembinaan pertanian ini bukan hanya tentang menanam dan merawat tanaman, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab dan keterampilan bagi warga binaan. Kami melihat semangat mereka cukup tinggi dalam mengikuti setiap proses perawatan di Kebun SAE ini. Harapannya, keterampilan yang mereka pelajari bisa menjadi bekal yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat nanti,” ujar Ridho.
Salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan, Arif, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam pembinaan pertanian tersebut. Ia merasakan banyak hal baru yang dipelajari selama mengikuti kegiatan di Kebun SAE.
“Di sini saya banyak belajar tentang cara merawat tanaman dengan baik, mulai dari penyiraman sampai menjaga tanaman agar tetap sehat. Saya juga merasa senang karena setiap hari bisa ikut merawat tanaman bersama teman-teman. Semoga hasil perawatan yang kami lakukan ini nantinya bisa menghasilkan panen yang bagus dan memiliki nilai jual,” ungkap Arif.
Melalui pembinaan kemandirian ini, Rutan Pelaihari terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang produktif dan bermanfaat bagi warga binaan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui program pertanian di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia.






