SAPA KASIH Rutan Pelaihari, Perkuat Keamanan hingga Kesehatan Warga Binaan

PELAIHARI, INFO_PAS — Memastikan keamanan dan kenyamanan tidak hanya dilakukan dari balik meja petugas. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari menghadirkan pelayanan langsung ke kamar hunian melalui kegiatan SAPA KASIH (Salam, Pantau Kesehatan, Keamanan, dan Kebersihan), Selasa (11/8/2026) pukul 10.30 Wita.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Pelaihari, M. Adim Prasasta, didampingi petugas kesehatan dan staf Rutan Pelaihari tersebut menyasar langsung Blok B Kamar 1. Petugas melakukan pemantauan kondisi lingkungan kamar sekaligus berdialog dengan warga binaan untuk memastikan aspek keamanan, kesehatan, dan kebersihan tetap terjaga.

SAPA KASIH menjadi ruang komunikasi yang lebih dekat antara petugas dan warga binaan. Tidak sekadar melakukan pengecekan, petugas juga membuka kesempatan bagi warga binaan untuk menyampaikan secara langsung apabila terdapat kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan, kesehatan, maupun kebersihan di lingkungan blok hunian.

Bagi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Pelaihari, M. Adim Prasasta, komunikasi langsung menjadi bagian penting dari pengawasan. Dengan hadir dan mendengar langsung kondisi di kamar hunian, berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

“SAPA KASIH ini bukan hanya kegiatan pengecekan, tetapi juga bentuk pendekatan kami kepada warga binaan. Kami ingin memastikan keamanan, kesehatan, dan kebersihan di kamar maupun blok hunian tetap terpantau. Yang tidak kalah penting, warga binaan memiliki ruang untuk menyampaikan secara langsung apabila ada hal yang perlu kami tindak lanjuti,” ujar M. Adim Prasasta.

Ia menambahkan, terjalinnya komunikasi yang baik diharapkan dapat menciptakan lingkungan hunian yang lebih aman dan kondusif. Hubungan yang terbuka antara petugas dan warga binaan juga menjadi bagian dari upaya membangun rasa saling percaya selama menjalani masa pembinaan.

Hal tersebut turut dirasakan Zaid, Ketua Kamar 1 Blok B. Ia mengaku senang dengan adanya kegiatan yang membuat petugas hadir secara langsung dan memperhatikan kondisi warga binaan dari berbagai sisi.

“Kami senang dengan adanya kegiatan seperti ini. Kami merasa diperhatikan, bukan hanya dari segi keamanan, tetapi juga kesehatan dan kondisi lingkungan kami. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berjalan, sehingga silaturahmi antara pegawai dan warga binaan tetap terjalin dengan baik,” ungkap Zaid.

Melalui SAPA KASIH, Rutan Pelaihari terus menjaga keseimbangan antara pengawasan dan pendekatan kemanusiaan. Keamanan tetap menjadi perhatian utama, namun dibangun melalui komunikasi yang terbuka, kepedulian terhadap kesehatan, serta lingkungan hunian yang bersih dan nyaman.

Kehadiran petugas secara langsung di tengah warga binaan diharapkan tidak hanya menemukan persoalan lebih cepat, tetapi juga membuat warga binaan merasa memiliki ruang untuk menyampaikan kondisi yang mereka hadapi. Dengan demikian, keamanan dan ketertiban dapat dijaga bersama sebagai bagian dari proses pembinaan di Rutan Pelaihari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *