Penggeledahan Blok Wanita dan Mapenaling, Langkah Nyata Jaga Rutan Tetap Kondusif
PELAIHARI, INFO_PAS — Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban terus diperkuat oleh Rutan Kelas IIB Pelaihari melalui pelaksanaan penggeledahan rutin pada blok hunian warga binaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (04/06) pukul 10.45 WITA dengan menyasar Blok D Wanita dan kamar hunian Mapenaling.
Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), M. Adim Prasasta, bersama staf KPR dan Regu Jaga Pengamanan. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan menyeluruh pada kamar hunian, area sekitar blok, serta barang-barang yang dimiliki warga binaan guna memastikan tidak terdapat benda yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam kamar hunian, yaitu 2 sendok stainless, 2 cermin kaca, 3 cukuran jenggot, 1 korek api, 1 pemotong kuku, 1 rantai stainless, dan 1 penyangga obat nyamuk. Seluruh barang hasil temuan tersebut kemudian diamankan untuk didata dan selanjutnya akan dilakukan pemusnahan sesuai prosedur yang berlaku.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini yang secara rutin dilaksanakan Rutan Pelaihari guna mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di dalam lingkungan rutan. Selain itu, kegiatan tersebut juga mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memberantas peredaran narkoba serta menjaga kondisi Lapas dan Rutan tetap aman dan kondusif.
Ka. KPR Rutan Pelaihari, M. Adim Prasasta, menegaskan bahwa penggeledahan rutin merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam rutan.
“Penggeledahan ini merupakan langkah preventif yang terus kami laksanakan secara berkelanjutan untuk memastikan tidak ada barang-barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam blok hunian. Melalui kegiatan ini, kami juga mendukung program pemberantasan peredaran narkoba di Lapas dan Rutan serta memperkuat deteksi dini terhadap berbagai potensi risiko yang dapat mengganggu situasi tetap aman dan terkendali,” ujar Adim.
Sementara itu, salah satu anggota Regu Jaga Pengamanan yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut, Boyke, menyampaikan bahwa penggeledahan rutin menjadi bagian penting dari tugas pengamanan sehari-hari.
“Kegiatan ini kami lakukan secara rutin sebagai bentuk kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya barang-barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian. Dengan pemeriksaan yang konsisten, kami dapat meminimalkan potensi gangguan keamanan dan memastikan lingkungan blok tetap tertib serta aman bagi seluruh penghuni maupun petugas,” ungkap Boyke.
Melalui pelaksanaan penggeledahan yang dilakukan secara berkala, Rutan Pelaihari terus memperkuat upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di dalam rutan.






