Pembinaan TPA Rutin Digelar, Rutan Pelaihari Dorong Perubahan Positif Warga Binaan

Pembinaan TPA Rutin Digelar, Rutan Pelaihari Dorong Perubahan Positif Warga Binaan

PELAIHARI, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari kembali melaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian melalui program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Rabu (06/05) mulai pukul 10.00 Wita hingga selesai, bertempat di Masjid Rutan Pelaihari. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan rutin yang diberikan kepada warga binaan sebagai upaya membangun perubahan sikap, mental, dan spiritual selama menjalani masa pidana.

Pembinaan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat. Warga binaan mengikuti kegiatan membaca Al-Qur’an, pembelajaran dasar keagamaan, hingga pendalaman nilai-nilai moral yang diharapkan dapat menjadi bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat nantinya. Seluruh rangkaian kegiatan juga dilaksanakan dalam pengawasan petugas Rutan Pelaihari guna memastikan pembinaan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui pembinaan kepribadian ini, Rutan Pelaihari berupaya menghadirkan proses pembinaan yang tidak hanya berfokus pada masa menjalani pidana, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali menjadi pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan diterima di lingkungan sosial.

Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu fondasi penting dalam proses perubahan warga binaan.

“Pembinaan kepribadian seperti TPA ini terus kami dukung karena kami ingin warga binaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri. Perubahan itu tidak terjadi secara instan, tetapi melalui proses yang terus dijalani dengan konsisten. Harapannya, saat kembali ke masyarakat nanti mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu menjalani kehidupan dengan arah yang positif,” ujar Eri.

Salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan, Ahmad, mengaku merasakan banyak perubahan sejak rutin mengikuti pembinaan di dalam rutan.

“Dulu saya jarang belajar agama dan membaca Al-Qur’an. Setelah mengikuti pembinaan di sini, saya mulai lebih tenang, lebih memahami kesalahan saya, dan punya keinginan untuk berubah menjadi lebih baik saat bebas nanti,” ungkap Ahmad.

Kegiatan pembinaan TPA ini menjadi salah satu bentuk komitmen Rutan Pelaihari dalam menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi warga binaan, sehingga proses pemasyarakatan tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga menjadi ruang memperbaiki diri dan membangun harapan baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *