Breaking News
Rutan Pelaihari Perkuat Komitmen Pemasyarakatan Bersih, Gelar Ikrar Bersama dan Razia Gabungan Blok Hunian Rutan Pelaihari Perkuat Komitmen Pemasyarakatan Bersih, Gelar Ikrar Bersama dan Razia Gabungan Blok Hunian PELAIHARI, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari melaksanakan Apel dan Ikrar Bersama dalam rangka penguatan pengawasan Pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan, Jumat (08/05) pukul 09.25 Wita hingga selesai di Aula Rutan Pelaihari. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, dan diikuti seluruh pegawai sebagai bentuk komitmen bersama menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bersih dari pelanggaran. Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan di Lapas maupun Rutan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan dirangkaikan dengan penggeledahan blok hunian A, B, C, dan Mapenaling yang dilakukan bersama Aparat Penegak Hukum dari Kepolisian, TNI, dan BNNK Tanah Laut. Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh pada kamar hunian warga binaan guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam kamar hunian, di antaranya 9 korek api, 8 sendok makan stainless, 4 besi penyangga obat nyamuk, 1 piring kaca, 1 gelas kaca, 1 gelas stainless, 1 botol stainless, serta 1 botol parfum kaca. Seluruh barang hasil temuan kemudian diamankan petugas untuk dilakukan pendataan dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Selain penggeledahan, kegiatan juga dirangkaikan dengan tes urin terhadap pegawai dan warga binaan. Tes urine dilaksanakan secara merata pada seluruh blok hunian dengan jumlah peserta sebanyak 30 warga binaan dan 13 pegawai Rutan Pelaihari. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba. Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam menjaga integritas dan keamanan lingkungan pemasyarakatan. “Komitmen pemasyarakatan bersih harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan pengawasan yang konsisten. Kami terus memperkuat sinergi bersama aparat penegak hukum untuk memastikan Rutan Pelaihari tetap bersih dari narkoba, handphone ilegal, maupun praktik penipuan. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh petugas dan warga binaan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa ke depan Rutan Pelaihari akan terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan agar tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal. Sementara itu, Sub Koordinator Rehabilitasi BNNK Tanah Laut, Budhy Setya Nugraha mengapresiasi langkah yang dilakukan Rutan Pelaihari dalam menjaga komitmen pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Sinergi antara Rutan, BNNK, Kepolisian, dan TNI menjadi langkah positif dalam memperkuat pengawasan sekaligus pencegahan sejak dini,” ungkapnya. Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan salah satu petugas Rutan Pelaihari yang mengikuti tes urin, M. Ipandy. Ia menyebut kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama menjaga nama baik institusi. “Tes urine dan penggeledahan ini menunjukkan keseriusan kita bersama dalam menjaga Rutan Pelaihari tetap bersih dari narkoba, handphone ilegal, maupun penipuan. Saya mendukung penuh kegiatan ini dan berharap pengawasan seperti ini terus dilakukan secara rutin agar lingkungan kerja tetap aman dan kondusif,” tuturnya. Melalui kegiatan ini, Rutan Pelaihari terus berupaya membangun lingkungan pemasyarakatan yang lebih tertib, aman, dan bebas dari berbagai pelanggaran, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses pembinaan dan pengawasan yang berjalan di dalam rutan. Lapas Banjarbaru Gaungkan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan Kasdim 1807/Sorsel Tegaskan Komitmen Perang Total terhadap HP Ilegal dan Narkoba di Lapas Teminabuan Banjarbaru Gaungkan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan PenipuanLapas 

Lapas Banjarbaru Gaungkan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Lapas Banjarbaru Gaungkan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru wujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih, aman, tertib, dan berintegritas melalui pelaksanaan apel Ikrar Pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan, Jumat (8/5). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk keseriusan jajaran dalam mendukung program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta demi mewujudkan Sistem Pemasyarakatan yang bebas dari praktik-praktik menyimpang.

Dalam amanatnya, Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk komitmen nyata seluruh insan pemasyarakatan dalam menjaga marwah organisasi dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari berbagai pelanggaran.

“Tidak boleh ada toleransi terhadap pegawai maupun warga binaan yang terlibat dalam penyalahgunaan handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan. Apabila ditemukan pelanggaran, maka akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Made.

Kalapas mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan komitmen tersebut sebagai tindakan nyata dalam melawan segala bentuk penyimpangan. “Melalui ikrar yang kita ucapkan hari ini, saya berharap seluruh jajaran benar-benar menanamkan nilai integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa tugas pemasyarakatan bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kita,” pinta made.

Kegiatan turut disaksikan oleh Aparat Penegak Hukum, Stakeholder, dan awak media, diantaranya Brigade Mobil Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Kepolisian Resor Banjarbaru, Komando Distrik Militer 006/07 Banjar, Badan Narkotika Nasional Kota Banjarbaru, IPWL Yayasan Pemulihan Rehabilitasi Korban Narkoba Kalimantan Selatan, dan Kelurahan Sungai Tiung.

Perwakilan Badan Narkotika Nasional Kota Banjarbaru, dr. Daryl Alfitri, mengapresiasi komitmen Lapas Banjarbaru dalam memperkuat pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. “Sinergi seperti ini sangat penting dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.

Ketua IPWL Yayasan Pemulihan Rehabilitasi Korban Narkoba Kalimantan Selatan, Ardian, turut mendukung langkah Lapas Banjarbaru dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan kondusif. “Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam membangun kesadaran serta memberikan pendampingan yang berkelanjutan bagi Warga Binaan,” jelasnya.

Usai pelaksanaan apel Ikrar Pemasyarakatan bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Lapas Banjarbaru bersama Aparat Penegak Hukum melakukan razia kamar hunian warga binaan. Selain itu, juga digelar kegiatan sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba oleh Badan Narkotika Kota Banjarbaru serta tes urine terhadap puluhan petugas dan ratusan warga binaan.

Artikel Selanjutnya
Rutan Pelaihari Perkuat Komitmen Pemasyarakatan Bersih, Gelar Ikrar Bersama dan Razia Gabungan Blok Hunian PELAIHARI, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari melaksanakan Apel dan Ikrar Bersama dalam rangka penguatan pengawasan Pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan, Jumat (08/05) pukul 09.25 Wita hingga selesai di Aula Rutan Pelaihari. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, dan diikuti seluruh pegawai sebagai bentuk komitmen bersama menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bersih dari pelanggaran. Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan di Lapas maupun Rutan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan dirangkaikan dengan penggeledahan blok hunian A, B, C, dan Mapenaling yang dilakukan bersama Aparat Penegak Hukum dari Kepolisian, TNI, dan BNNK Tanah Laut. Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh pada kamar hunian warga binaan guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam kamar hunian, di antaranya 9 korek api, 8 sendok makan stainless, 4 besi penyangga obat nyamuk, 1 piring kaca, 1 gelas kaca, 1 gelas stainless, 1 botol stainless, serta 1 botol parfum kaca. Seluruh barang hasil temuan kemudian diamankan petugas untuk dilakukan pendataan dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Selain penggeledahan, kegiatan juga dirangkaikan dengan tes urin terhadap pegawai dan warga binaan. Tes urine dilaksanakan secara merata pada seluruh blok hunian dengan jumlah peserta sebanyak 30 warga binaan dan 13 pegawai Rutan Pelaihari. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba. Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam menjaga integritas dan keamanan lingkungan pemasyarakatan. “Komitmen pemasyarakatan bersih harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan pengawasan yang konsisten. Kami terus memperkuat sinergi bersama aparat penegak hukum untuk memastikan Rutan Pelaihari tetap bersih dari narkoba, handphone ilegal, maupun praktik penipuan. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh petugas dan warga binaan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa ke depan Rutan Pelaihari akan terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan agar tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal. Sementara itu, Sub Koordinator Rehabilitasi BNNK Tanah Laut, Budhy Setya Nugraha mengapresiasi langkah yang dilakukan Rutan Pelaihari dalam menjaga komitmen pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Sinergi antara Rutan, BNNK, Kepolisian, dan TNI menjadi langkah positif dalam memperkuat pengawasan sekaligus pencegahan sejak dini,” ungkapnya. Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan salah satu petugas Rutan Pelaihari yang mengikuti tes urin, M. Ipandy. Ia menyebut kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama menjaga nama baik institusi. “Tes urine dan penggeledahan ini menunjukkan keseriusan kita bersama dalam menjaga Rutan Pelaihari tetap bersih dari narkoba, handphone ilegal, maupun penipuan. Saya mendukung penuh kegiatan ini dan berharap pengawasan seperti ini terus dilakukan secara rutin agar lingkungan kerja tetap aman dan kondusif,” tuturnya. Melalui kegiatan ini, Rutan Pelaihari terus berupaya membangun lingkungan pemasyarakatan yang lebih tertib, aman, dan bebas dari berbagai pelanggaran, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses pembinaan dan pengawasan yang berjalan di dalam rutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *