PELAIHARI, INFO_PAS — Pertemuan dengan keluarga menjadi momen berharga bagi warga binaan untuk melepas rindu dan menjaga hubungan dengan orang-orang terdekat. Layanan kunjungan tatap muka di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, Sabtu (10/10/2026), berlangsung dengan mengedepankan ketertiban, keamanan, dan pelayanan yang humanis.
Sebelum memasuki ruang kunjungan, keluarga atau pembesuk terlebih dahulu melakukan pendaftaran di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Rutan Pelaihari. Tahapan ini menjadi bagian dari proses administrasi untuk memastikan identitas pengunjung dan tujuan kunjungan tercatat sesuai ketentuan yang berlaku.
Setelah pendaftaran, pengunjung diarahkan menuju Pintu Utama (P2U) untuk menjalani pemeriksaan badan dan barang bawaan oleh petugas. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pengamanan guna memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam Rutan, sekaligus menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.
Setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai, pengunjung dapat menuju ruang kunjungan untuk bertemu warga binaan. Di tempat inilah percakapan sederhana, kabar keluarga, dan dukungan moral menjadi bagian penting dari pertemuan yang dinantikan, meskipun berlangsung dalam waktu yang terbatas.
Petugas pengawas layanan kunjungan, Abdul Latief Iriawan, mengatakan setiap tahapan pelayanan dilaksanakan untuk menjaga keseimbangan antara pemenuhan hak warga binaan dan keamanan Rutan.
“Kami memastikan proses kunjungan berjalan sesuai prosedur, mulai dari pendaftaran hingga pemeriksaan sebelum pengunjung memasuki ruang kunjungan. Dengan mengikuti tahapan yang telah ditetapkan, pelayanan dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak,” ujar Abdul Latief.
Menurutnya, kunjungan keluarga memiliki arti penting dalam mendukung kondisi psikologis dan semangat warga binaan selama menjalani masa pidana. Karena itu, petugas berupaya memberikan pelayanan yang baik tanpa mengesampingkan kewaspadaan dan aturan keamanan.
Rutan Pelaihari terus menjaga kualitas layanan kunjungan tatap muka melalui prosedur yang teratur dan pengawasan petugas pada setiap tahapan. Kepatuhan pengunjung terhadap tata tertib juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kunjungan yang aman dan nyaman.
Pada akhirnya, kunjungan bukan hanya tentang bertemu secara langsung, tetapi juga menjaga ikatan keluarga agar tetap kuat. Melalui layanan yang tertib, aman, dan humanis, Rutan Pelaihari memberikan ruang bagi warga binaan dan keluarga untuk mempertahankan komunikasi serta menumbuhkan harapan akan kehidupan yang lebih baik.






