PELAIHARI, INFO_PAS — Rasa tidak nyaman pada tubuh dapat menjadi tanda bahwa kesehatan perlu mendapat perhatian. Di Klinik Pratama Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, warga binaan mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan keluhan, menjalani pemeriksaan, dan memperoleh penanganan sesuai kondisi kesehatan masing-masing, Jumat (9/10/2026).
Pelayanan pengobatan dilakukan oleh petugas kesehatan Rutan Pelaihari, Andika Puji Santoso, dengan memperhatikan keluhan yang disampaikan serta hasil pemeriksaan. Setiap warga binaan yang membutuhkan layanan diarahkan untuk mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan medis dan prosedur yang berlaku.
Andika menjelaskan bahwa warga binaan perlu terbuka ketika merasakan perubahan kondisi tubuh, termasuk keluhan yang dianggap ringan. Informasi mengenai gejala yang dirasakan membantu petugas melakukan pemeriksaan dan menentukan langkah penanganan yang tepat.
“Kami mengingatkan warga binaan agar tidak mengabaikan keluhan kesehatan. Sampaikan apa yang dirasakan supaya dapat diperiksa lebih awal dan ditangani sesuai kondisinya. Jika membutuhkan pemeriksaan atau tindak lanjut lebih lanjut, akan kami koordinasikan sesuai kebutuhan medis,” ujar Andika.
Pelayanan di klinik tidak hanya berfokus pada pemberian pengobatan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenali kondisi kesehatan dan memberikan edukasi kepada warga binaan. Pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, memenuhi kebutuhan istirahat, serta menerapkan kebiasaan hidup sehat turut menjadi bagian dari perhatian dalam pelayanan kesehatan.
Ketersediaan layanan kesehatan di dalam Rutan menjadi bagian penting dari pemenuhan hak warga binaan. Penanganan yang sesuai dan komunikasi yang baik antara warga binaan dengan petugas kesehatan membantu memastikan keluhan dapat ditindaklanjuti secara tepat.
Rutan Pelaihari terus memberikan pelayanan kesehatan melalui Klinik Pratama dengan mengedepankan ketelitian pemeriksaan, respons terhadap keluhan, dan penanganan sesuai kebutuhan medis. Dengan perhatian terhadap kesehatan sejak dini, kondisi warga binaan diharapkan tetap terpantau sehingga kegiatan pembinaan dapat berjalan dengan baik.






