Hasil Sebuah Pembinaan, Rutan Pelaihari Panen Jagung Ungu

PELAIHARI, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari kembali menunjukkan komitmennya dalam program pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan panen jagung ungu yang dilaksanakan pada Senin (09/03) pukul 09.00 Wita di Kebun SAE Rutan Pelaihari.

Kegiatan panen tersebut dilaksanakan langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, Eri Triyanto, bersama pejabat struktural dan staf Rutan Pelaihari, serta warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Panen jagung ungu ini menjadi salah satu hasil dari proses pembinaan yang secara konsisten dilakukan oleh petugas bersama warga binaan dalam memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan rutan.

Dari kegiatan panen tersebut, warga binaan bersama petugas berhasil memanen sebanyak 1.347 buah jagung ungu dengan total berat kurang lebih mencapai 200 kilogram. Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian yang dijalankan mampu memberikan hasil yang positif sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan.

Program pembinaan kemandirian pangan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya mendukung program kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan melalui pemanfaatan lahan yang ada.

Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan bagi warga binaan, khususnya dalam bidang pertanian.

“Panen jagung ungu ini merupakan hasil dari kerja bersama antara petugas dan warga binaan dalam menjalankan program pembinaan kemandirian. Kami terus mendorong agar kegiatan pembinaan seperti ini dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga warga binaan memiliki keterampilan dan pengalaman yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian bidang pertanian, Mahmud, mengaku merasa senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

“Saya sangat bersyukur bisa ikut dalam pembinaan ini. Dari kegiatan bercocok tanam seperti ini saya belajar banyak hal tentang pertanian. Melihat hasil panen yang bagus seperti ini tentu membuat saya merasa bangga dan termotivasi untuk terus mengikuti pembinaan dengan baik,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pembinaan kemandirian seperti ini, Rutan Pelaihari berharap warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *