Harmoni Syair Maulid Sambut Pengunjung, Rutan Pelaihari Hadirkan Suasana Kunjungan Bernuansa Islami

PELAIHARI, INFO_PAS – Suasana berbeda menyambut keluarga yang datang menjenguk warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari pada Selasa (28/7). Lantunan syair Maulid Habsyi yang dibawakan oleh kelompok warga binaan mengalun merdu di Ruang Kunjungan, menghadirkan nuansa religius yang menenangkan sekaligus mengubah momen pertemuan keluarga menjadi lebih hangat dan penuh makna.

Penampilan Maulid Habsyi tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan Rutan Pelaihari sebagai upaya membentuk karakter warga binaan melalui pendekatan spiritual. Di sela-sela layanan kunjungan, para pengunjung tampak menikmati setiap syair yang dilantunkan. Tidak sedikit di antara mereka yang larut dalam suasana, bahkan ikut melantunkan shalawat bersama para warga binaan.

Kehadiran Maulid Habsyi tidak hanya menjadi media pembinaan bagi warga binaan, tetapi juga memberikan pengalaman yang berbeda bagi masyarakat yang datang berkunjung. Ruang kunjungan yang biasanya dipenuhi percakapan keluarga kini terasa lebih teduh dengan iringan syair-syair pujian kepada Rasulullah SAW, menciptakan suasana yang damai tanpa mengurangi tertibnya pelaksanaan layanan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan tetap berada dalam pengawasan petugas Rutan Pelaihari. Pengawasan dilakukan untuk memastikan layanan kunjungan berjalan sesuai prosedur, sekaligus memberikan ruang bagi warga binaan untuk menampilkan hasil pembinaan kepribadian mereka kepada keluarga dan masyarakat.

Salah seorang warga binaan yang turut menjadi Penyair Maulid Habsyi, Ipan, mengaku bahagia melihat antusiasme para pengunjung yang ikut bershalawat bersama.

“Rasanya senang sekali ketika syair yang kami bawakan diikuti oleh para pengunjung. Kami merasa apa yang kami pelajari selama pembinaan bisa diterima dengan baik. Momen seperti ini membuat kami semakin semangat untuk terus memperbaiki diri dan memberikan penampilan terbaik,” ungkap Ipan.

Hal senada disampaikan Zainudin, salah seorang pengunjung yang datang menjenguk anaknya di Rutan Pelaihari. Menurutnya, penampilan Maulid Habsyi menghadirkan suasana yang jauh lebih menenangkan dibandingkan kunjungan pada umumnya.

“Saya baru pertama kali merasakan suasana kunjungan seperti ini. Biasanya hanya datang, berbincang, lalu pulang. Tapi hari ini terasa berbeda karena diiringi lantunan Maulid Habsyi yang membuat hati lebih tenang. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena memberikan kesan yang sangat baik bagi kami sebagai keluarga warga binaan,” tutur Zainudin.

Melalui pembinaan kepribadian berbasis keagamaan, Rutan Pelaihari terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berdampak bagi warga binaan, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang berinteraksi dengan mereka. Penampilan Maulid Habsyi di ruang kunjungan menjadi bukti bahwa proses pembinaan mampu menghadirkan nilai-nilai positif, mempererat hubungan kekeluargaan, serta menciptakan layanan pemasyarakatan yang lebih humanis dan bermakna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *