Pinrang_ Gerak cepat personel TNI-Polri bersama aparat desa dan masyarakat berhasil mencegah kebakaran lahan meluas ke permukiman warga di Kampung Teppo, Dusun Panggaparang, Desa Panggaparang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Senin (31/08/2026) malam.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.47 WITA di kawasan pegunungan yang merupakan lahan kebun jati merah milik warga bernama Donatus Mandan (60). Api dengan cepat membesar dan menjalar karena kondisi lahan dipenuhi rumput serta daun kering, ditambah tiupan angin yang cukup kencang.
Mendapat informasi adanya kebakaran, personel Koramil 1404-04/Lembang bersama personel Polsek Lembang, aparat desa dan masyarakat segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Kondisi medan yang berada di kawasan pegunungan menjadi tantangan tersendiri. Kendaraan pemadam kebakaran belum dapat menuju lokasi karena unit Damkar yang berada di wilayah Kecamatan Duampanua saat itu sedang menangani kebakaran di wilayah tersebut.
Dengan peralatan seadanya, Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparat desa dan warga bahu-membahu melakukan pemadaman. Upaya tersebut dilakukan secara cepat dan bersama-sama karena kobaran api berada di sekitar kawasan permukiman warga.
Setelah berjibaku memadamkan api, sekitar pukul 21.50 WITA kobaran api yang berada di sekitar permukiman berhasil dipadamkan. Dengan demikian, api tidak sampai merembet dan membahayakan rumah warga.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, sekitar 3 hektare lahan kebun jati merah milik warga dilaporkan terbakar. Sementara penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui karena tidak ada saksi yang melihat awal mula munculnya api.
Babinsa bersama unsur terkait juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan terus memantau kondisi lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api.
Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi musim kemarau. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api.
Sinergi dan respons cepat TNI-Polri bersama pemerintah desa dan masyarakat menjadi langkah penting dalam mencegah kebakaran meluas, sekaligus melindungi keselamatan warga dan lingkungan sekitar.






