PELAIHARI, INFO_PAS — Menjaga keamanan dan ketertiban terus dilakukan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari melalui kegiatan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Salah satunya dengan melaksanakan penggeledahan kamar hunian warga binaan pada Senin (16/03).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.40 WITA tersebut menyasar kamar hunian Blok E. Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Pelaihari bersama tim yang terdiri dari tiga orang staf serta satu petugas regu pengamanan pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk meminimalisir keberadaan barang-barang terlarang di dalam lingkungan rutan.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar hunian warga binaan guna memastikan tidak terdapat barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban. Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas menemukan beberapa barang yang tidak diperkenankan berada di dalam kamar hunian, di antaranya satu buah paku dinding, satu buah parfum botol kaca kecil, satu buah besi cover korek api gas, serta tiga buah sendok berbahan stainless.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Pelaihari, Agus Sarwoko, menjelaskan bahwa kegiatan penggeledahan merupakan bagian dari langkah deteksi dini yang rutin dilakukan guna menjaga situasi rutan tetap aman dan kondusif.
“Penggeledahan ini merupakan upaya deteksi dini yang terus kami lakukan untuk memastikan lingkungan rutan tetap aman dan tertib. Melalui kegiatan ini, kami ingin meminimalisir potensi gangguan kamtib serta memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang dapat membahayakan keamanan di dalam rutan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa setiap temuan dalam kegiatan penggeledahan akan dilaporkan kepada Kepala Rutan untuk selanjutnya ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Sementara itu, salah satu anggota jaga yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut, Muhammad Fajar, menyampaikan bahwa penggeledahan dilaksanakan secara humanis namun tetap tegas dalam menjalankan aturan.
“Kami melaksanakan penggeledahan dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, namun tetap tegas terhadap aturan. Tujuannya agar situasi keamanan di dalam rutan tetap terjaga dan warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan baik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan deteksi dini seperti ini, Rutan Pelaihari terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga binaan maupun petugas.






