Babinsa Tangse Turun Tangan, Perkuat Bantaran Sungai Pascabanjir di Pidie

Babinsa Tangse Turun Tangan, Perkuat Bantaran Sungai Pascabanjir di Pidie

Pidie — Upaya pemulihan infrastruktur pascabanjir di Kabupaten Pidie terus dilakukan secara gotong royong. Salah satunya terlihat di Desa Blang Jeuurat, Kecamatan Tangse, ketika Babinsa Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie, Sertu Muzakir, turun langsung membantu masyarakat membangun bronjong penguatan bantaran sungai di area bendungan irigasi yang rusak.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/04/2026) ini menjadi bagian dari respons cepat terhadap kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada akhir 2025 lalu. Banjir tidak hanya merusak fasilitas irigasi, tetapi juga mengancam keberlanjutan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi warga setempat.

Sertu Muzakir terlihat bekerja bersama warga, mengangkut merangakai kawat bronjong hingga menyusun bronjong di sepanjang bantaran sungai. Kehadirannya dinilai tidak hanya sebagai bentuk tugas teritorial, tetapi juga wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kehadiran Babinsa sangat membantu, baik dari segi tenaga maupun semangat. Ini menunjukkan bahwa kami tidak sendirian menghadapi dampak bencana,” ujar salah seorang warga yang turut serta dalam kegiatan tersebut.

Pembangunan bronjong ini bertujuan untuk menahan erosi dan memperkuat struktur bantaran sungai agar tidak kembali jebol saat debit air meningkat. Selain itu, perbaikan bendungan irigasi diharapkan mampu memulihkan aliran air ke lahan pertanian warga yang sempat terganggu selama beberapa bulan terakhir.

Namun demikian, sejumlah warga berharap adanya dukungan lebih lanjut dari pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan material dan percepatan rehabilitasi infrastruktur secara menyeluruh. Mereka menilai, upaya swadaya seperti ini penting, tetapi belum cukup untuk mengatasi kerusakan dalam skala besar.

Di sisi lain, keterlibatan aparat TNI dalam kegiatan ini mendapat apresiasi sebagai bentuk sinergi antara negara dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. Kehadiran Babinsa di lapangan dinilai mampu mempercepat proses pemulihan sekaligus memperkuat solidaritas sosial.

Dengan terus berjalannya pembangunan bronjong dan perbaikan irigasi, masyarakat Blang Jeuurat berharap aktivitas pertanian dapat segera kembali normal, sekaligus mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *