Babinsa Koramil 17/Geumpang Turun ke Sawah Laksanakan Pendampingan Pertania

Pidie – Komitmen TNI dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 17/Geumpang Kodim 0102/Pidie, Serma Abu Bakar, yang turun langsung ke sawah membantu petani membersihkan gulma di lahan padi milik Samsuar, warga Desa Pucok, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Jumat (27/02/2026).

Di tengah aktivitas pertanian yang padat, Serma Abu Bakar tampak menyatu bersama petani mencabuti gulma yang tumbuh di sela-sela tanaman padi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan rutin Babinsa dalam mendukung peningkatan hasil produksi pertanian di wilayah binaan.

Pendampingan ini dilaksanakan atas arahan Danramil 17/Geumpang, Kapten Czi M. Jufri, sebagai bentuk implementasi instruksi komando atas dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui aparat kewilayahan, TNI berupaya hadir secara langsung untuk memastikan sektor pertanian tetap berjalan optimal.

Kapten Czi M. Jufri menegaskan bahwa peran Babinsa dalam sektor pertanian bukan sekadar membantu pekerjaan fisik, tetapi juga sebagai pendamping dan motivator bagi petani.

“Babinsa harus hadir di tengah masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan wilayah. Dengan turun langsung ke sawah, Babinsa dapat memahami kondisi riil petani sekaligus membantu mencari solusi atas kendala yang dihadapi,” ujar Kapten Jufri.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pendampingan pertanian akan terus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Hal ini sebagai bentuk komitmen Koramil 17/Geumpang dalam mendukung program swasembada pangan.

Sementara itu, Serma Abu Bakar menjelaskan bahwa pembersihan gulma merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga pertumbuhan padi agar tetap optimal. Gulma yang tidak dikendalikan dapat menyerap unsur hara dan menghambat perkembangan tanaman.

Di sisi lain, Samsuar selaku pemilik lahan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Menurutnya, pendampingan tersebut tidak hanya meringankan pekerjaan, tetapi juga memberikan semangat bagi para petani.

“Kami merasa didampingi dan diperhatikan. Kalau ada kendala di lapangan, kami bisa langsung berdiskusi dengan Babinsa,” ungkapnya.

Meski demikian, para petani di wilayah Geumpang masih berharap adanya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, khususnya dalam hal ketersediaan pupuk dan stabilitas harga hasil panen. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dinilai menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan secara menyeluruh.

Melalui langkah nyata di hamparan sawah Desa Pucok, kemanunggalan TNI dan rakyat kembali ditegaskan. Dari desa, upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digelorakan demi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan wilayah yang kokoh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *