AMBARAWA – Menghadapi kondisi kemarau, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambarawa melaksanakan Salat Istisqa bersama jajaran petugas dan Warga Binaan di Lapangan Bimaswat, Jumat (18/9). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.4.PK.06.01-35 tentang Pelaksanaan Shalat Istisqa’ pada Satuan Kerja Pemasyarakatan di Seluruh Indonesia.
Pelaksanaan Salat Istisqa berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Petugas bersama Warga Binaan mengikuti rangkaian ibadah sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diturunkan hujan yang bermanfaat bagi kehidupan dan lingkungan.
Lebih dari sekadar pelaksanaan ibadah, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang dilaksanakan secara berkelanjutan di Lapas Ambarawa. Melalui momentum tersebut, Warga Binaan diajak untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menumbuhkan rasa syukur dalam menghadapi setiap keadaan.
Kebersamaan antara petugas dan Warga Binaan dalam pelaksanaan Salat Istisqa juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai religius, kepedulian, kesabaran, dan kebersamaan di lingkungan Lapas.
Melalui kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini, Lapas Ambarawa terus berkomitmen memberikan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual dan karakter Warga Binaan. Diharapkan nilai-nilai yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan lebih baik serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Pelaksanaan Salat Istisqa menjadi pengingat bahwa di tengah setiap kondisi dan keterbatasan, ikhtiar, doa, serta rasa syukur perlu terus dijaga sebagai bagian dari perjalanan menuju perubahan yang lebih baik.(LASAMBAWA)






