PELAIHARI, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pelaihari kembali menunjukkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian melalui panen sebanyak **60 ikat kangkung** di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kamis (30/7/2026).
Kegiatan panen dilaksanakan oleh petugas pembinaan pertanian bersama warga binaan di lahan pertanian SAE sebagai bagian dari pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan, produktivitas, dan kemandirian warga binaan. Hasil panen tersebut menjadi bukti keberhasilan pengelolaan lahan pertanian yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan Rutan Pelaihari.
Petugas Pembinaan Pertanian Rutan Pelaihari, M. Ridho, mengatakan bahwa panen kangkung merupakan hasil dari proses budidaya yang dilakukan dengan pendampingan secara rutin, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga masa panen.
> “Program pertanian di Kebun SAE tidak hanya bertujuan menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, kami berharap mereka memiliki bekal untuk hidup lebih mandiri,” ujar Ridho.
Salah seorang warga binaan, Putra, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti program pembinaan pertanian di Kebun SAE. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mengajarkan keterampilan bercocok tanam, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.
> “Saya sangat bersyukur bisa mengikuti pembinaan pertanian di Rutan Pelaihari. Selama mengikuti kegiatan ini saya belajar mengolah lahan, menanam, merawat tanaman hingga memanen hasilnya. Melihat hasil panen seperti hari ini memberikan rasa bangga dan menambah semangat saya untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Ilmu yang saya peroleh akan saya manfaatkan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat nanti,” kata Putra.
Ridho menambahkan, keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja sama antara petugas dan warga binaan yang secara konsisten merawat tanaman hingga mencapai kualitas panen yang baik. Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi media pembinaan karakter melalui penanaman nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat bekerja.
Program pembinaan pertanian di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Pelaihari akan terus dikembangkan sebagai salah satu bentuk implementasi pembinaan kemandirian yang produktif. Melalui kegiatan ini, Rutan Pelaihari berkomitmen menghadirkan pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan sekaligus mendukung program akselerasi pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, pemberdayaan, dan ketahanan pangan.






