PELAIHARI, INFO_PAS — Sebanyak 53 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari menjalani pemeriksaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile untuk skrining HIV-AIDS dan Hepatitis, Kamis (24/9/2026). Bekerja sama dengan UPT Puskesmas Angsau, kegiatan ini dilaksanakan di Aula Tengah Rutan Pelaihari sebagai upaya mendukung deteksi dini penyakit menular dan pemenuhan hak kesehatan warga binaan.
Pemeriksaan dilaksanakan oleh tim UPT Puskesmas Angsau yang dipimpin Herlina, dengan didampingi petugas kesehatan Rutan Pelaihari, Andika. Kolaborasi tersebut memungkinkan pelayanan skrining kesehatan menjangkau warga binaan secara langsung di lingkungan rutan, sekaligus mendukung pemantauan kondisi kesehatan selama menjalani masa pidana.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 53 warga binaan mengikuti pemeriksaan sesuai tahapan yang dilakukan tim kesehatan. Dari keseluruhan peserta yang menjalani skrining, seluruhnya memperoleh hasil nonreaktif.
Hasil tersebut menjadi informasi awal dari pemeriksaan yang dilakukan dan bagian dari upaya deteksi dini serta pemantauan kesehatan warga binaan. Pemeriksaan ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya mengetahui kondisi kesehatan dan melakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan medis.
Petugas Kesehatan Rutan Pelaihari, Andika, mengatakan bahwa pemeriksaan VCT Mobile merupakan bagian dari upaya memberikan akses pelayanan kesehatan kepada warga binaan secara berkelanjutan.
“Pemeriksaan ini penting agar warga binaan mendapatkan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya melalui skrining HIV-AIDS dan Hepatitis. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini serta mendukung pemantauan kesehatan warga binaan selama berada di rutan,” ujar Andika.
Sementara itu, Herlina dari UPT Puskesmas Angsau menyampaikan bahwa pelaksanaan skrining secara langsung di lingkungan rutan membantu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, khususnya bagi warga binaan yang membutuhkan akses pemeriksaan.
“Melalui kegiatan VCT Mobile ini, kami berharap warga binaan semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan, khususnya untuk deteksi dini HIV-AIDS dan Hepatitis. Pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular melalui skrining serta tindak lanjut sesuai kebutuhan medis,” ujar Herlina.
Ia menambahkan bahwa kerja sama antara Puskesmas Angsau dan Rutan Pelaihari menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan yang terkoordinasi bagi warga binaan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Pelaihari terus mendorong pemenuhan hak kesehatan warga binaan melalui kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan setempat. Pemeriksaan VCT Mobile diharapkan dapat mendukung deteksi dini, meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan diri, serta membantu menjaga lingkungan pemasyarakatan yang sehat.






