PELAIHARI, INFO_PAS – Komitmen untuk menghadirkan pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam rutan, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial masyarakat, kembali ditunjukkan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari melalui kegiatan pembagian bantuan sosial berupa paket sembako kepada 5 keluarga warga binaan, Jumat (27/03).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA di Rutan Kelas IIB Pelaihari tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial jajaran pemasyarakatan terhadap keluarga warga binaan yang selama ini tetap menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Di balik masa pidana yang dijalani warga binaan, terdapat keluarga yang juga ikut menanggung beban, menjaga harapan, serta terus memberikan dukungan dari luar.
Sebagai wujud perhatian terhadap hal tersebut, Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, bersama Pejabat Struktural, turun langsung menyerahkan paket sembako kepada 5 keluarga warga binaan yang hadir. Penyaluran bantuan berlangsung dengan tertib, hangat, dan penuh rasa kebersamaan, menghadirkan suasana yang sederhana namun sarat makna.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan kegiatan sosial dan kebermanfaatan langsung bagi masyarakat di sekitar lingkungan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.
Dalam keterangannya, Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, menyampaikan bahwa bantuan sosial berupa paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Rutan Pelaihari terhadap keluarga warga binaan yang selama ini turut berjuang dari luar.
“Bantuan sosial berupa paket sembako ini kami berikan sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga warga binaan yang selama ini tetap setia memberikan dukungan kepada anggota keluarganya yang sedang menjalani pembinaan. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu kebutuhan keluarga dan menjadi wujud nyata bahwa pemasyarakatan juga hadir dengan nilai kepedulian dan kemanusiaan,” ujar Eri.
Ia menambahkan, keluarga memiliki peran penting dalam menjaga semangat serta harapan warga binaan untuk terus memperbaiki diri. Oleh karena itu, perhatian kepada keluarga juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan yang lebih menyeluruh dan humanis.
Rasa syukur dan haru turut disampaikan oleh salah satu penerima bantuan sosial, Lukman, yang merupakan keluarga warga binaan. Ia mengaku sangat terbantu dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh jajaran Rutan Pelaihari.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan paket sembako ini. Bagi kami, bantuan seperti ini sangat berarti karena benar-benar membantu kebutuhan keluarga. Lebih dari itu, kami merasa diperhatikan dan dihargai. Terima kasih kepada Kepala Rutan dan seluruh jajaran Rutan Pelaihari atas kepedulian yang diberikan kepada kami,” ungkap Lukman.
Melalui kegiatan ini, Rutan Pelaihari tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menunjukkan bahwa pemasyarakatan adalah ruang pembinaan yang dibangun dengan nilai kepedulian, empati, dan kebermanfaatan sosial. Kehadiran institusi tidak hanya diukur dari sistem dan prosedur yang dijalankan, tetapi juga dari sejauh mana ia mampu menyentuh sisi kemanusiaan masyarakat yang dilayaninya.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Rutan Pelaihari terus berupaya menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang lebih dekat, lebih humanis, dan lebih bermakna bagi masyarakat.






