Tingkatkan Nilai Kepribadian Warga Binaan, Rutan Pelaihari Gelar Tausiyah Agama

PELAIHARI, INFO_PAS — Dalam upaya meningkatkan nilai kepribadian Warga Binaan selama menjalani masa pidana, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari menggelar kegiatan pembinaan keagamaan melalui tausiyah agama di Masjid Istiqomah Rutan Pelaihari, Senin (15/12). Kegiatan ini diikuti oleh petugas dan Warga Binaan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual yang berkelanjutan.

Tausiyah agama disampaikan oleh Ustad Abdurrahman dengan materi yang menitikberatkan pada pembentukan akhlak, kesadaran diri, dan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Dalam penyampaiannya, ia mengajak Warga Binaan untuk menjadikan masa pidana sebagai waktu refleksi dan perbaikan diri, sehingga memiliki kesiapan moral dan sikap positif saat kembali ke tengah masyarakat.

“Akhlak dan perilaku yang baik harus dibangun sejak sekarang. Masa pembinaan ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri agar ketika kembali ke masyarakat dapat diterima dan mampu menjalani kehidupan yang lebih tertata,” ujar Ustad Abdurrahman.

Kegiatan tausiyah berlangsung dengan tertib dan diikuti secara khidmat. Warga Binaan menunjukkan antusiasme dan kesungguhan dalam mengikuti materi, mencerminkan adanya kebutuhan akan pembinaan keagamaan sebagai sarana peningkatan nilai kepribadian selama menjalani masa pidana.

Salah satu Warga Binaan, Rizal, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendorong tumbuhnya kesadaran diri untuk berbenah. Menurutnya, tausiyah agama membantu dirinya memahami pentingnya memperbaiki sikap dan perilaku sejak berada di dalam rutan.

“Melalui tausiyah ini, saya jadi lebih sadar untuk melihat kembali kesalahan diri sendiri dan berusaha memperbaiki sikap ke depan. Ini menjadi bekal bagi kami agar lebih siap menjalani hidup yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujar Rizal.

Melalui kegiatan tausiyah agama ini, Rutan Kelas IIB Pelaihari terus berkomitmen meningkatkan nilai kepribadian Warga Binaan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari proses pembinaan agar mereka mampu kembali dan berperan positif di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *