Rutan Pelaihari Gelar Skrining NAPZA, Dukungan Awal untuk Rehabilitasi Pemasyarakatan

PELAIHARI, INFO_PAS — Rutan Kelas IIB Pelaihari melaksanakan Skrining NAPZA Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun 2026 pada Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah deteksi dini sekaligus pemetaan kebutuhan layanan rehabilitasi, agar pembinaan berjalan lebih tepat sasaran dan lingkungan rutan tetap aman serta kondusif.

Pelaksanaan skrining mengacu pada Surat Edaran Dirjen PAS Nomor PAS.6-PK.06.05-22 tentang Pembukaan Rehabilitasi Pemasyarakatan. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, dilaksanakan oleh Tim Rehabilitasi Pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Pelaihari di lingkungan Rutan.

Pada pelaksanaan hari ini, skrining diikuti 20 orang tahanan laki-laki. Melalui kegiatan ini, petugas melakukan pemeriksaan awal untuk mengetahui kondisi peserta, sehingga apabila diperlukan tindak lanjut, penanganan dapat dilakukan sesuai mekanisme rehabilitasi yang berlaku.

Petugas Kesehatan Klinik Pratama Rutan Pelaihari, Andika, menegaskan skrining ini merupakan bagian dari upaya menjaga rutan tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“Skrining NAPZA ini penting sebagai deteksi dini. Dengan data awal yang kami peroleh, kami bisa membantu tim rehabilitasi melakukan pemetaan dan tindak lanjut yang tepat, sekaligus menjaga kesehatan dan keselamatan warga binaan,” ujarnya.

Salah satu warga binaan, Roni, mengaku mengikuti skrining dengan harapan bisa memperbaiki dirinya ke arah yang lebih baik.

“Saya berharap bisa mengikuti program rehabilitasi ini sampai selesai dan tuntas, supaya saya bisa berubah jadi lebih baik,” ujar Roni.

Kegiatan skrining NAPZA ini juga sejalan dengan komitmen penguatan pemasyarakatan, khususnya upaya memberantas peredaran narkoba di Lapas dan Rutan melalui langkah pencegahan dan penanganan yang terukur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *