Rutan Pelaihari Gelar Sidang TPP, Pastikan Usulan Integrasi dan Pekerja Dalam/Luar Tepat Sasaran

PELAIHARI, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk membahas Usulan Integrasi serta Usulan Pekerja Dalam dan Pekerja Luar, bertempat di Aula Tengah Rutan Kelas IIB Pelaihari, Sabtu (7/2) pukul 11.00 WITA hingga selesai.

Sidang TPP menjadi ruang penilaian yang penting dalam proses pembinaan. Melalui forum ini, usulan dibahas secara terukur—melihat perkembangan perilaku, kedisiplinan, tanggung jawab, hingga kesiapan warga binaan untuk mengikuti tahapan pembinaan berikutnya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota TPP, Wali Pemasyarakatan, serta warga binaan yang diusulkan.

Pada sidang kali ini, Rutan Pelaihari membahas rekapitulasi usulan sebagai berikut: usulan integrasi sebanyak 33 orang, usulan pekerja dalam 6 orang, dan pekerja luar 5 orang. Setiap usulan dibicarakan dengan mempertimbangkan aspek pembinaan, keamanan, dan ketertiban, agar program berjalan tepat sasaran dan memberi dampak positif bagi proses pemasyarakatan.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Pelaihari, M. Fahrurrozi, menyampaikan bahwa sidang ini adalah bagian dari upaya memastikan pembinaan berjalan adil dan objektif.

“Sidang TPP ini bukan sekadar administrasi, tapi proses menilai kesiapan warga binaan untuk melangkah ke tahap pembinaan berikutnya. Harapannya, kesempatan seperti pekerja dalam menjadi motivasi untuk terus menjaga disiplin, mengikuti aturan, dan menunjukkan perubahan yang konsisten,” ujarnya.

Salah satu warga binaan yang mendapat kesempatan masuk usulan pekerja dalam, Alpi, mengaku bersyukur dan menjadikan momen ini sebagai semangat baru untuk memperbaiki diri.

“Saya bersyukur diberi kesempatan ini. Buat saya ini seperti kepercayaan yang harus saya jaga. Saya mau jalani sisa masa hukuman dengan lebih baik, lebih disiplin, dan tetap semangat supaya nanti bisa kembali ke keluarga dengan perubahan yang nyata,” ungkap Alpi.

Melalui Sidang TPP, Rutan Pelaihari terus mendorong pembinaan yang berorientasi pada proses perubahan—memberi ruang bagi warga binaan untuk bertumbuh, bertanggung jawab, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan bekal sikap serta keterampilan yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *