Program Riyadhah Lahirkan Pendakwah, Warga Binaan Tampil Membawakan Kultum Setiap Kamis

Gorontalo – INFO_PAS – Upaya pembinaan keagamaan di Lapas Kelas IIA Gorontalo kembali menunjukkan hasil positif. Melalui Program Riyadhah, sejumlah warga binaan kini tampil sebagai dai baru dengan membawakan kultum (kuliah tujuh menit) dalam kegiatan ceramah agama setiap Kamis di Masjid At-Taubah.

Program Riyadhah merupakan bagian dari strategi pembinaan kepribadian yang difokuskan pada peningkatan pemahaman agama, pembentukan akhlak, serta pelatihan dakwah. Para warga binaan yang mengikuti program ini dibina secara bertahap dalam memahami isi Al-Qur’an dan hadits, belajar berbicara di depan umum, dan mempraktikkan penyampaian pesan agama secara menyentuh dan membangun.

Kalapas Gorontalo, Sulistyo Wibowo, memberikan apresiasi atas semangat para peserta Program Riyadhah yang telah berani tampil membawakan kultum di hadapan jamaah warga binaan lainnya.

“Ini bukan sekadar latihan pidato, tapi bagian dari pembinaan ruhani yang mendalam. Ketika seorang warga binaan mampu berdakwah, itu artinya dia sedang mendidik dirinya sendiri dan menginspirasi orang lain,” ujar Kalapas.

Setiap Kamis, kultum disampaikan oleh dai binaan secara bergilir, dengan tema-tema yang dekat dengan kehidupan warga binaan seperti keikhlasan, taubat, sabar, hijrah, dan pentingnya menjaga salat. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan yang membangkitkan semangat, membangun keberanian, serta mempererat ukhuwah islamiyah di lingkungan lapas.

Kultum ini juga menjadi bagian dari kegiatan live streaming ceramah Masjid At-Taubah yang disiarkan melalui akun Facebook resmi, sehingga bisa disaksikan oleh keluarga dan masyarakat di luar tembok lapas.

Melalui Program Riyadhah, Lapas Gorontalo membuktikan bahwa proses pemasyarakatan bukan hanya soal hukuman, melainkan juga tentang perubahan, harapan, dan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

#kemenimipas
#ditjenpas
#kanwilditjenpasgorontalo
#lapasgorontaloIKHLAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *