Salatiga – Memperkuat keimanan dan ketaqwaan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Salatiga mengikuti berbagai macam program kerohanian.
Baik yang beragam Islam, Kristen ataupun Katholik dengan khidmat dan khusyu mengikuti program sesuai dengan agama dan kepercayaan dengan bimbingan serta pendamping pegawai Rutan Salatiga.
Kegiatan Ibadah ini tentunya menjadi langkah untuk memperkuat ilmu dan nilai keagamaan serta menjadi salah satu program khusus pembinaan yang diberikan Rutan Salatiga kepada seluruh napi.
“Melalui program kerohanian ini, kami tanamkan nilai – nilai agamis pada warga binaan dan salah satu langkah untuk meningkatkan keimanan para warga binaan,” ujar Anton Adi Kepala Rutan Salatiga. Sabtu (03/01).
Anton menjelaskan pada Sabtu ini kami berikan waktu pada teman – teman yang beragama Islam maupun Kristen Katholik untuk beribadah dan berdoa.
“Kegiatan ini menjadi langkah nyata kami memberikan bekal untuk mereka mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa dan sarana memohon ampunan atas kesalahan dimasa lalu,” jelasnya.
Anton melanjutkan dengan pembinaan rohani ini menjadi terobosan dan merupakan program unggulan sebagai wadah mendekatkan diri kepada Tuhan dan salah satu langkah upaya untuk meminimalisir pengulangan tindak pidana.
“Program pembinaan rohani ini merupakan program unggulan selain untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi dengan keimanan dan nilai agama yang mereka dapatkan kami harapkan dapat meminimalisir pengulangan tindak pidana,” Lanjutnya.
Rutan Salatiga tidak hanya secara internal memberikan bekal pembinaan kerohanian tetapi juga bekerjasama dengan pihak – pihak terkait seperti Kementerian Agama Kota Salatiga, Pondok Pesantren, Yayasan Keagamaan, Gereja – Gereja dan pihak lainnya.






