PELAIHARI, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari melaksanakan kegiatan Pembinaan Kepribadian melalui Pendidikan Al-Qur’an bagi warga binaan wanita, Selasa (16/12). Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Pelaihari ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan guna meningkatkan pemahaman spiritual warga binaan selama menjalani masa pidana.
Pembinaan difokuskan pada pembelajaran dasar membaca dan menulis huruf hijaiyah sebagai bekal awal dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Kegiatan dilaksanakan dengan pendampingan petugas serta melibatkan peserta magang sebagai bagian dari dukungan pelaksanaan pembinaan.
Staf Pelayanan Tahanan sekaligus Pengawas Kegiatan Pembinaan, Risa Gayatri, menyampaikan bahwa kegiatan berjalan dengan tertib dan mendapat respons positif dari warga binaan.
“Kegiatan pembinaan kepribadian ini berjalan dengan lancar. Tujuannya adalah memberikan dasar pemahaman keagamaan kepada warga binaan, khususnya dalam membaca Al-Qur’an, agar dapat menjadi bekal perbaikan diri selama menjalani pembinaan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu peserta magang, Tati, menjelaskan bahwa materi yang disampaikan bersifat dasar dan disesuaikan dengan kemampuan warga binaan.
“Materi yang kami berikan meliputi pengenalan huruf-huruf hijaiyah serta cara membacanya secara bertahap, sehingga mudah dipahami oleh warga binaan yang masih belajar dari dasar,” jelasnya.
Kegiatan ini juga mendapat tanggapan positif dari warga binaan. Siti, salah satu peserta pembinaan, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat.
“Kegiatan ini penting bagi kami karena membantu belajar membaca Al-Qur’an dari awal. Selain menambah ilmu, kegiatan ini juga membuat kami lebih tenang dan termotivasi untuk memperbaiki diri,” tuturnya.
Melalui kegiatan pembinaan kepribadian ini, Rutan Kelas IIB Pelaihari terus berupaya memberikan pembinaan yang berkelanjutan, khususnya di bidang keagamaan, sebagai bagian dari proses pembentukan karakter warga binaan menuju pribadi yang lebih baik.






