Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan 2026, Rutan Pelaihari Hasilkan Ratusan Kilogram Komoditas dari Kebun SAE

PELAIHARI, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari turut berpartisipasi dalam Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon, Kamis (15/1/2026) pukul 09.00 WITA s.d. selesai. Kegiatan ini diikuti serentak oleh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di seluruh Indonesia sebagai dukungan nyata penguatan ketahanan pangan serta pemberdayaan warga binaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, Eri Triyanto, mengikuti rangkaian kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan Serentak yang dipusatkan di Lapas Kelas IIB Banjarbaru bersama Kepala Kantor Wilayah, unsur Forkopimda, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka UPT) Pemasyarakatan se-Kalimantan Selatan. Sementara itu, pejabat struktural dan staf Rutan Kelas IIB Pelaihari mengikuti kegiatan tersebut secara virtual melalui Zoom Meeting.

Secara bersamaan, Rutan Kelas IIB Pelaihari juga melaksanakan panen partisipatif di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam panen raya serentak. Panen dilakukan bersama warga binaan peserta pembinaan kemandirian, meliputi sektor pertanian dan perikanan yang selama ini dikelola secara berkelanjutan di bawah pendampingan petugas pembinaan.

Untuk sektor pertanian, hasil panen di Kebun SAE Rutan Pelaihari mencatat capaian yang baik, yakni terong ungu 113 kg, pare 26 kg, kecipir 11 kg, ubi jalar 28 kg, singkong 20 kg, dan gambas 6 kg. Seluruh komoditas tersebut merupakan hasil dari proses pembibitan, penanaman, hingga perawatan yang dilakukan secara konsisten oleh warga binaan.

Selain panen hasil pertanian, Rutan Pelaihari juga melaksanakan panen perikanan berupa ikan lele sebanyak 18,5 kg dari kolam budidaya di area SAE. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian bidang perikanan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan kesiapan kerja warga binaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, Eri Triyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keterampilan warga binaan.

“Panen raya serentak ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa program kemandirian pangan di Rutan Pelaihari berjalan nyata. Harapannya, pembinaan kemandirian—baik pertanian maupun perikanan—terus berkelanjutan dan semakin berkembang, sehingga memberi manfaat bagi warga binaan serta mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Antusiasme warga binaan juga terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu warga binaan, Anto, yang mengikuti panen bersama di Kebun SAE, mengaku senang dengan hasil yang didapat.

“Saya senang karena hasil panennya bagus. Selain jadi motivasi bagi kami untuk terus belajar bertani dan merawat tanaman, hasil panen ini juga terasa lebih bermakna karena dapat ikut membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam. Semoga apa yang kami lakukan di SAE ini bisa memberi manfaat,” tuturnya.

Kegiatan panen raya serentak ini diharapkan semakin memperkuat sinergi dan konsistensi pelaksanaan pembinaan kemandirian di Rutan Kelas IIB Pelaihari, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *