Pidie — Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga kearifan lokal, Babinsa Koramil 03/Delima Kodim 0102/Pidie, Sertu Syukri, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga Desa Raya Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Selasa (13/01/2026).
Kegiatan komsos tersebut dirangkai dengan partisipasi Babinsa dalam tradisi adat masyarakat setempat menyambut datangnya Bulan Rajab.
Tradisi yang telah turun-temurun dilaksanakan warga Desa Raya Reubee ini diwujudkan melalui kegiatan membuat kue serabi atau yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan To’et Apam.
Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan, rasa syukur, serta persiapan spiritual menyambut salah satu bulan mulia dalam kalender Islam.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari warga, khususnya kaum ibu-ibu, yang secara gotong royong menyiapkan bahan hingga proses pembuatan kue serabi.
Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak kental, mencerminkan nilai-nilai sosial yang masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat Desa Raya Reubee.
Sertu Syukri dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan keharmonisan warga, khususnya peran aktif kaum perempuan dalam melestarikan tradisi adat.
Ia juga mengimbau agar tradisi menyambut Bulan Rajab ini terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
“Tradisi ini bukan hanya bagian dari budaya lokal, tetapi juga memiliki nilai keagamaan yang kuat.
Bulan Rajab merupakan bulan yang dimuliakan dalam Islam, sehingga sudah sepatutnya kegiatan seperti ini dijaga dan dilestarikan,” ujar Sertu Syukri.
ia menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD, khususnya dalam mendukung pelestarian budaya, memperkuat persatuan, serta menciptakan hubungan yang harmonis antara TNI dan rakyat.
Dengan adanya kegiatan komsos yang dikemas melalui partisipasi langsung dalam tradisi adat, diharapkan sinergi antara Babinsa dan masyarakat semakin kuat, sekaligus menjadi contoh positif dalam menjaga nilai-nilai budaya dan keagamaan di wilayah Kabupaten Pidie.






