Wonreli, INFO_PAS – Lapas Kelas III Wonreli terus menjalin koordinasi yang erat dengan Pemerintah Daerah Maluku Barat Daya (MBD) terkait potensi hibah lahan kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Serangkaian pertemuan teknis dan administratif telah dilakukan untuk membahas kemungkinan hibah lahan ini, Jumat (31/10).
Kepala Lapas Kelas III Wonreli, Indra Gunawan, baru-baru ini bertemu dengan Sekretaris Daerah MBD, Drs. Daud Reimialy, untuk membahas lebih lanjut mengenai potensi hibah lahan ini. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara Lapas dan Pemda dalam upaya meningkatkan fasilitas dan program pembinaan di Lapas Kelas III Wonreli.
Kepala Lapas Kelas III Wonreli, Indra Gunawan, menyatakan bahwa koordinasi dengan Pemda MBD berjalan positif. “Kami sangat mengapresiasi respons dan dukungan dari Pemda MBD dalam penjajakan hibah lahan ini. Kami berharap proses ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang positif bagi pengembangan Lapas kami,” ujarnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, juga memberikan tanggapannya terkait hal ini. “Kami sangat mendukung upaya Lapas Kelas III Wonreli dalam meningkatkan fasilitas dan kualitas pembinaan. Hibah lahan ini, jika terealisasi, akan menjadi langkah maju yang signifikan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik di Maluku,” katanya.
Pembahasan dalam pertemuan tersebut mencakup berbagai aspek, termasuk status kepemilikan lahan, kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah, serta implikasi administratif yang perlu dipertimbangkan.
Kedua belah pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang intensif. Diharapkan, melalui kerjasama yang baik, Lapas Kelas III Wonreli dapat meningkatkan fasilitas dan program pembinaan bagi warga binaan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Maluku Barat Daya.
Kontributor: Humas Lapas Wonreli






