Lapas Banjarbaru Terapkan Zero Waste Pemasyarakatan lewat Pengolahan Limbah

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru implementasikan konsep Zero Waste Pemasyarakatan melalui pengolahan limbah bekas wadah cat menjadi tempat sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3). Kegiatan ini dilaksanakan di Bengkel Kerja Lapas Banjarbaru, Rabu (17/12), dengan melibatkan Warga Binaan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.

Sebanyak lima orang Warga Binaan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut dengan pendampingan petugas kegiatan kerja serta Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik. Dalam prosesnya, sebanyak 25 wadah cat bekas dimanfaatkan kembali dan diolah menjadi tempat sampah yang dipilah sesuai jenisnya.

Pengolahan limbah cat ini menjadi langkah konkret Lapas Banjarbaru dalam mengurangi volume sampah sekaligus menumbuhkan kesadaran pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di dalam Lapas. Kegiatan ini juga mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan tertata.

Pelaksanaan kegiatan menerapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle, Recovery, dan Remanufacture (5R). Melalui pendekatan tersebut, pengelolaan sampah tidak hanya berorientasi pada kebersihan, tetapi juga bernilai edukatif dan produktif bagi Warga Binaan.

Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam menghadirkan pembinaan yang selaras dengan kepedulian lingkungan. “Pengolahan limbah ini tidak hanya mendukung program Zero Waste Pemasyarakatan, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang aplikatif dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya.

Salah satu Warga Binaan, Rahmad, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru yang bermanfaat. “Kami belajar mengolah barang bekas menjadi sesuatu yang berguna. Keterampilan ini bisa menjadi bekal positif bagi kami ke depannya,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarbaru terus mendorong pembinaan kemandirian yang berwawasan lingkungan serta berkontribusi pada peningkatan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan Pemasyarakatan secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *