Korem 181/PVT yang diwikili oleh Kasi Intel Kasrem 181/PVT Kolonel Inf. Rico Julyanto Siagian menghadiri kegiatan Perayaan Natal Bersama Pemerintah, TNI, Polri dan Masyarakat Provinsi Papua Barat Daya yang dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Gedung Drs. Ec. Lambertus Jitmau, M.M., Kompleks Kantor Wali Kota Sorong.
Kehadiran Korem 181/PVT dalam perayaan Natal bersama ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan umat beragama, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya.
Perayaan Natal yang berlangsung sejak pukul 10.10 hingga 12.46 WIT tersebut mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24), dengan subtema “Keselamatan Keluarga Dalam Terang Natal Membangun Papua Barat Daya Dari Hati, Merajut Persatuan Dalam Tali Kasih Kristus.” Ibadah dipimpin oleh Pdt. EV. Zefanya Yewun, S.Th. (Ketua BKAG Teluk Wondama) dan dihadiri sekitar 500 jemaat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos., Wakil Gubernur Papua Barat Daya H. Ahmad Nausrau, S.Pdi., M.M., Wali Kota Sorong Septinus Lobat, S.H., MPA., Wakil Wali Kota Sorong H. Anshar Karim, A.Md., unsur Forkopimda Provinsi Papua Barat Daya, pimpinan TNI-Polri, para kepala OPD, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos. menyampaikan bahwa perayaan Natal dan penyambutan Tahun Baru 2026 merupakan momentum untuk refleksi diri serta ungkapan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus. Natal juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun berkat, dengan membangun kehidupan pemerintahan yang disiplin, bertanggung jawab, serta tetap bersandar pada nilai-nilai iman. Dalam kebersamaan Natal, seluruh elemen berkomitmen mewujudkan Papua Barat Daya sebagai provinsi yang aman, rukun, damai, dan menjadi contoh di Tanah Papua.
Perayaan Natal ini diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dalam mendukung pembangunan Provinsi Papua Barat Daya yang aman dan damai.






