Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru laksanakan tes urine petugas dan Warga Binaan sebagai pencegahan peredaran narkoba di lingkungan Pemasyarakatan, Rabu, (7/1). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banjarbaru, I Made Supartana, bersama pejabat struktural dan diikuti oleh seluruh jajaran. Sebanyak 54 petugas, termasuk Kalapas dan pejabat struktural, turut menjalani tes urine, serta 30 Warga Binaan yang dipilih secara acak.
Made menegaskan kegiatan ini merupakan keseriusan jajaran Pemasyarakatan dalam menjaga integritas dan profesionalisme. “Tes urine adalah komitmen kami untuk memastikan seluruh petugas dan Warga Binaan bebas dari narkoba, serta mendukung penuh 15 Program Aksi Kemenimipas,” tegasnya.
Salah satu Warga Binaan yang mengikuti tes urine, Budi, menyampaikan kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi lingkungan Lapas. “Dengan adanya tes urine ini, kami merasa Lapas makin tertib dan aman, serta mendorong untuk terus menjalani pembinaan dengan baik,” ujarnya.
Hasil tes urine menunjukkan seluruh peserta, baik 54 petugas maupun 30 Warga Binaan, dinyatakan negatif narkoba. Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarbaru berharap terus menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih, aman, dan mendukung proses pembinaan yang optimal.






