Danrem 141/Toddopuli Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Tutup TMMD ke-126 di Wilayah Kodim 1426/Takalar

Takalar – Komandan Korem 141/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, S.Sos., M.M., mendampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dalam upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 yang digelar di Lapangan Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Kamis (6/11/2025).

Penutupan ini menandai berakhirnya pelaksanaan TMMD yang telah berlangsung selama 30 hari, sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025, dengan fokus pembangunan di wilayah Desa Topejawa. Kegiatan dihadiri oleh pejabat utama Kodam XIV/Hasanuddin, Forkopimda Takalar, para Camat se-Kabupaten Takalar, serta masyarakat yang turut merasakan langsung manfaat program tersebut.

Mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di pedesaan.

Dalam sambutannya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan bahwa TMMD merupakan salah satu wujud pengabdian TNI kepada bangsa dan negara melalui karya nyata di bidang pembangunan. “TMMD tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan ketahanan sosial masyarakat. Dari desa, kita perkuat ketahanan nasional”, tegas Pangdam.

Sementara itu, Bupati Takalar H. Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI atas keberhasilan pelaksanaan TMMD ke-126 yang dinilai memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Takalar, kami berterima kasih kepada jajaran TNI yang telah bekerja keras membantu membangun desa. TMMD adalah bukti nyata sinergi TNI dan rakyat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga pelosok”, ungkapnya.

Usai pelaksanaan upacara, Danrem 141/Toddopuli menegaskan bahwa keberhasilan TMMD ke-126 di Takalar merupakan hasil dari kerjasama dan semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Kegiatan ini menunjukkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus tumbuh kuat. Semoga hasil TMMD dapat dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujarnya.

Selama program berlangsung, prajurit TNI bersama masyarakat berhasil membangun sejumlah fasilitas seperti peningkatan jalan desa, pembuatan drainase, perbaikan rumah warga, serta penyuluhan sosial dan kesehatan.
Penutupan TMMD ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan dan kemandirian desa menuju masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan tangguh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *