Pidie Jaya – Upaya pemulihan pascabanjir di Kabupaten Pidie Jaya mendapat dorongan berarti melalui Bhakti TNI untuk Negeri. TNI menghadirkan suplai air bersih bagi warga terdampak dengan mengoperasikan kendaraan khusus berteknologi reverse osmosis (RO) yang mampu menghasilkan air siap minum langsung di lokasi bencana.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME., bersama Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., meninjau langsung unit pengolahan air bersih tersebut. Dalam kunjungan itu, keduanya bahkan mencoba air hasil olahan untuk memastikan kualitas dan standar kelayakannya. Air yang dihasilkan dinyatakan aman, steril, dan dapat diminum tanpa perlu melalui proses perebusan.
Kendaraan pengolah air bersih yang dirancang Mabes TNI ini menjadi solusi cepat bagi masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih akibat terganggunya jaringan air pascabanjir. Teknologi canggih yang digunakan memungkinkan proses penyaringan dilakukan secara langsung di lapangan, sehingga suplai air dapat tersedia secara berkelanjutan di posko pengungsian maupun titik terdampak lainnya.
Bupati Pidie Jaya menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respons cepat TNI dalam membantu masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk tidak ragu memanfaatkan layanan air bersih tersebut di Posko Bencana Alam Kodam Iskandar Muda di lokasi pengisian komplek kantor Kupati Pidie.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI atas bakti dan perhatiannya kepada masyarakat. Bantuan air bersih ini benar-benar sangat membantu, dan manfaatnya langsung dirasakan warga yang sedang menghadapi masa sulit pascabanjir,” ujar Bupati.
Bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan kondisi di Kabupaten Pidie Jaya.






