Berbagi Inovasi, Lapas Banjarbaru Terima Studi Tiru Tim ZI Lapas Perempuan Martapura

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru kedatangan tim pembangunan Zona Integritas (ZI) Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, Senin (18/11). Kedatangan rombongan Lapas Perempuan Martapura bertujuan untuk melakukan studi tiru atas pencapaian dan keberhasilan Lapas Banjarbaru sebagai salah satu Lapas di Kalimantan Selatan yang telah berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2024.

Kunjungan tersebut disambut Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, beserta tim ZI Lapas Banjarbaru. “Ini menjadi kebanggaan bagi kami menjadi salah satu destinasi studi tiru pembangunan ZI di wilayah Kalimantan Selatan. Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif dan dorongan semangat bagi kita guna tercapainya target Zona Integritas di lingkungan pemasyarakatan,” harap Made.

Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy menyampaikan study tiru ini merupakan bentuk kegiatan dalam rangka melihat serta menjadikan inovasi-inovasi yang ada di Lapas Banjarbaru sebagai percontohan di Lapas Perempuan Martapuna nantinya. Hal tersebut sangatlah penting untuk lebih meningkatkan pelayanan publik baik kepada masyarakat maupun kepada warga binaan.

“Kami melihat banyak hal positif di sini yang bisa kami adopsi, terutama terkait penguatan manajemen pelayanan, sarana pendukung, serta ragam inovasi layanan. Dengan dilakukannya studi tiru ini tentunya ke depan kami akan terus tingkatkan baik itu layanan ke masyarakat maupun warga binaan serta membuat berbagai inovasi demi meraih predikat WBK pada tahun 2025,” ungkap Evi.

Kegiatan studi tiru diawali dengan pemaparan pembangunan ZI dan enam area perubahan Lapas Banjarbaru oleh Ketua ZI, Trie Efriliawati. Selanjutnya dilakukan peninjauan langsung oleh tim ZI Lapas Perempuan Martapura ke beberapa unit layanan, diantaranya Klinik Pratama, Dapur Sehat, serta Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Dalam paparannya, Tri menjelaskan implementasi pembangunan ZI, inovasi layanan, serta strategi penguatan. “Kami terus berupaya mempertahankan budaya kerja berintegritas melalui transparansi, akuntabilitas, dan inovasi layanan yang berkelanjutan. Harapannya, praktik baik ini dapat memberikan manfaat bagi satuan kerja lain,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *