Belajar Perlahan, Memaknai Ramadhan: TPA Blok Wanita Rutan Pelaihari Terus Berjalan Penuh Harapan

PELAIHARI, INFO_PAS — Suasana Aula Tengah Rutan Kelas IIB Pelaihari pada Senin (02/03) pukul 08.30 WITA terasa lebih khusyuk dari biasanya. Di tengah bulan suci Ramadhan, kegiatan Pembinaan Kepribadian melalui TPA Blok Wanita kembali dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan rohani bagi warga binaan perempuan.

Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan perempuan dan diawasi langsung oleh petugas Rutan Pelaihari. Turut menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran adalah peserta magang Rutan Pelaihari yang sejak awal konsisten mendampingi jalannya kegiatan, termasuk berperan sebagai pengajar.

Seperti biasa, kegiatan diawali dengan doa bersama, memohon agar ilmu yang dipelajari hari itu membawa manfaat, tidak hanya selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga untuk kehidupan mereka di kemudian hari. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an secara bertahap, fokus pada perbaikan tajwid dan pelafalan huruf-huruf hijaiyah.

Pembelajaran dilakukan secara perlahan dan bertahap. Tidak ada tuntutan untuk cepat, karena yang utama adalah pemahaman. Setiap warga binaan dibimbing sesuai kemampuan masing-masing agar benar-benar mengerti, meskipun prosesnya membutuhkan waktu.

Salah satu peserta magang yang juga menjadi pengajar dalam kegiatan tersebut, Alfiani Sekar Melati, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap semangat belajar warga binaan.

“Saya merasa sangat kagum melihat perkembangan mereka. Awalnya banyak yang masih kesulitan melafalkan huruf dengan benar, tetapi sedikit demi sedikit mulai bisa. Prosesnya memang tidak instan, tetapi justru di situlah letak semangatnya. Saya berharap ilmu yang dipelajari di sini tidak berhenti di dalam rutan saja, tetapi bisa terus mereka amalkan saat sudah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Bagi warga binaan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas. Salah satu peserta, Murni, mengaku merasakan perubahan yang nyata sejak mengikuti TPA dari awal hingga sekarang.

“Dulu saya membaca Al-Qur’an masih terbata-bata dan sering salah tajwid. Sekarang alhamdulillah sudah lebih lancar dan lebih percaya diri. Kegiatan ini sangat membantu dan bermanfaat bagi saya. Terima kasih kepada petugas Rutan yang sudah menyediakan tempat dan kesempatan untuk kami belajar dan berusaha memperbaiki diri,” tuturnya.

Pelaksanaan kegiatan di bulan Ramadhan ini juga menambah makna tersendiri. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum memperbaiki diri, memperkuat iman, dan menata kembali langkah ke depan.

Melalui pembinaan kepribadian seperti TPA Blok Wanita ini, Rutan Pelaihari terus berupaya menghadirkan ruang belajar yang manusiawi dan penuh harapan. Karena di balik setiap proses yang berjalan perlahan, tersimpan niat untuk berubah dan kesempatan untuk memulai kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *