Belajar Makna Kebersamaan, Warga Binaan Perempuan Rutan Pelaihari Buat Ketupat Sambut Idul Fitri

PELAIHARI, INFO_PAS — Suasana kebersamaan tampak hangat di depan Hunian Blok D Wanita Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, Jumat (20/03) pukul 10.00 Wita. Sejumlah Warga Binaan Perempuan tampak tekun merangkai janur menjadi ketupat, dalam kegiatan pembinaan kemandirian yang sarat makna menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini tidak sekadar melatih keterampilan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran tentang kesabaran, ketelitian, dan kebersamaan. Di bawah pengawasan petugas, para warga binaan mengikuti setiap tahapan pembuatan ketupat, mulai dari menganyam janur hingga membentuknya menjadi siap isi.

Ketupat yang dibuat nantinya akan dibagikan kepada seluruh Petugas Rutan Pelaihari dan warga binaan sebagai bagian dari perayaan Idul Fitri di dalam rutan. Hal ini menjadi simbol sederhana namun bermakna, bahwa kebersamaan dan kebahagiaan hari raya tetap dapat dirasakan oleh semua, meski dalam keterbatasan.

Petugas pengawas pembinaan, Astuti, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga proses yang dijalani para warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai kesabaran dan ketekunan. Proses membuat ketupat memang tidak mudah, tapi justru di situ terlihat semangat warga binaan perempuan yang tetap antusias dan sabar mengikuti setiap tahapannya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri warga binaan agar tetap produktif dan memiliki keterampilan yang bermanfaat.

Sementara itu, salah satu warga binaan, Siti, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, momen ini menjadi pengingat akan suasana Idul Fitri bersama keluarga.

“Saya merasa senang bisa ikut membuat ketupat bersama teman-teman di sini. Walaupun tidak bersama keluarga, setidaknya kami tetap bisa merasakan suasana Idul Fitri dan saling berbagi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pembinaan kemandirian ini, Rutan Pelaihari tidak hanya menghadirkan aktivitas produktif, tetapi juga membangun suasana kebersamaan yang humanis. Ketupat yang dihasilkan bukan sekadar hidangan, melainkan simbol harapan, kebersamaan, dan semangat baru bagi warga binaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *