Wujud Pembinaan Pramuka, Warga Binaan Lapas Banjarbaru Jadi Pengibar Bendera 

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru melibatkan tiga Warga Binaan anggota Pramuka sebagai pengibar bendera dalam upacara berbangsa dan bernegara di lapangan blok hunian, Senin, (26/10), kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nilai nasionalisme sekaligus memperkuat kedisiplinan dan tanggung jawab Warga Binaan.

Upacara dipimpin oleh Kepala Lapas Banjarbaru, Irwanto Dwi Yhana Putra, selaku inspektur upacara, serta diikuti oleh petugas dan perwakilan Warga Binaan. Keterlibatan tiga Warga Binaan sebagai pengibar bendera merupakan hasil pembinaan kepramukaan yang memberikan keterampilan baris-berbaris, melatih kekompakan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan penghormatan terhadap simbol negara.

Kepala Lapas Banjarbaru, Irwanto Dwi Yhana Putra, mengapresiasi keterlibatan Warga Binaan dalam upacara berbangsa dan bernegara sebagai bentuk penerapan hasil pembinaan sekaligus penanaman nilai kebangsaan. “Melalui kegiatan ini, Warga Binaan dapat belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan pentingnya menghormati simbol negara. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air serta menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri selama menjalani pembinaan,” ujarnya.

Pembinaan kepramukaan menjadi salah satu sarana untuk membentuk karakter Warga Binaan melalui kegiatan yang mengutamakan kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, kerja sama, dan semangat kebangsaan. Penugasan sebagai pengibar bendera juga memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk menerapkan keterampilan yang telah dipelajari sekaligus berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang menanamkan nilai-nilai berbangsa dan bernegara.

Salah seorang Warga Binaan yang bertugas sebagai pengibar bendera, MR (28), mengungkapkan rasa bangga atas kesempatan yang diberikan untuk berpartisipasi dalam upacara tersebut. “Saya senang mendapat kepercayaan menjadi pengibar bendera. Kegiatan ini mengajarkan saya untuk lebih disiplin, bertanggung jawab, dan menghargai negara. Saya berharap dapat terus mengikuti pembinaan dengan baik dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan upacara berbangsa dan bernegara, Lapas Banjarbaru terus berupaya memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan, khususnya dalam menanamkan nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk memperbaiki diri dan kembali berperan positif di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *