Rambut Rapi, Keterampilan Terasah: Barbershop Warga Binaan Rutan Pelaihari Terus Berjalan

PELAIHARI, INFO_PAS — Penampilan yang rapi turut menunjang kenyamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan barbershop di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari. Melalui layanan pangkas rambut yang terus berjalan, warga binaan mendapatkan kesempatan untuk menjaga kerapian sekaligus mengasah keterampilan di bidang tata rambut, Rabu (14/10/2026).

 

Kegiatan barbershop memberikan manfaat bagi warga binaan, baik sebagai pengguna layanan maupun mereka yang terlibat dalam praktik pangkas rambut. Rambut yang tertata rapi membantu menjaga kebersihan dan penampilan, sementara proses pemangkasan menjadi kesempatan untuk mempelajari teknik serta penggunaan peralatan dengan benar.

 

Dalam pelaksanaannya, keterampilan memangkas rambut membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan perhatian terhadap detail. Warga binaan yang terlibat dalam kegiatan ini perlu terus berlatih agar mampu menghasilkan potongan yang rapi, menjaga kebersihan alat, serta memberikan pelayanan dengan baik.

 

Petugas pendamping kegiatan, Dimas Aulia Ramadhan, menyampaikan bahwa barbershop menjadi salah satu kegiatan yang mendukung kebutuhan perawatan diri sekaligus membuka ruang pengembangan kemampuan bagi warga binaan.

 

“Melalui kegiatan barbershop, warga binaan dapat menjaga kerapian penampilan sekaligus mengembangkan keterampilan pangkas rambut. Kami berharap kegiatan ini terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat, baik dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari maupun sebagai bekal keterampilan setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Dimas.

 

Selain memperhatikan hasil potongan rambut, kegiatan ini juga menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan dan merawat peralatan setelah digunakan. Hal-hal sederhana tersebut menjadi bagian dari pembelajaran mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, dan pentingnya menjaga kualitas pelayanan.

 

Keterampilan pangkas rambut memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi bekal produktif setelah warga binaan menyelesaikan masa pidana. Dengan latihan yang konsisten, kemampuan tersebut dapat menjadi modal untuk mencari pekerjaan atau merintis usaha mandiri sesuai peluang yang tersedia.

 

Rutan Pelaihari terus mendukung kegiatan barbershop sebagai bagian dari aktivitas yang bermanfaat bagi warga binaan. Keberlangsungan kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan dapat berjalan berdampingan dengan pemenuhan kebutuhan perawatan diri, sehingga warga binaan tetap memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi.

 

Melalui barbershop, Rutan Kelas IIB Pelaihari mendorong terciptanya lingkungan yang memperhatikan kerapian, kebersihan, dan pengembangan keterampilan. Rambut yang tertata menjadi bagian dari penampilan yang terjaga, sedangkan keterampilan yang terus diasah diharapkan dapat membuka peluang kemandirian bagi warga binaan di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *