Sepenggal Waktu di Ruang Kunjungan, Ada Rindu yang Tak Pernah Putus

PELAIHARI, INFO_PAS – Ada yang datang membawa makanan, ada yang membawa kabar dari rumah, dan ada pula yang hanya ingin melihat wajah orang yang dirindukan. Di ruang kunjungan Rutan Kelas IIB Pelaihari, pertemuan singkat menjadi bagian penting dari kehidupan warga binaan.

 

Layanan kunjungan menjadi ruang bagi warga binaan untuk tetap terhubung dengan keluarga. Percakapan sederhana tentang keadaan di rumah, kabar anak, hingga dukungan dari orang terdekat menjadi pengingat bahwa hubungan keluarga tetap memiliki tempat dalam proses menjalani masa pidana.

 

Di sisi lain, layanan tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan. Petugas melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan, mengarahkan pengunjung, serta memastikan proses kunjungan berjalan tertib sejak kedatangan hingga selesai.

 

Pengawas Layanan Kunjungan, Abdul Latief Iriawan, mengatakan interaksi dengan keluarga memiliki arti penting bagi warga binaan, terutama dalam menjaga hubungan sosial selama menjalani masa pidana.

 

“Kunjungan bukan hanya tentang bertemu. Bagi warga binaan, kehadiran keluarga bisa menjadi sumber semangat untuk menjalani pembinaan dan memperbaiki diri. Karena itu, kami berusaha memberikan pelayanan yang tertib, aman, tetapi tetap humanis,” ujar Abdul Latief.

 

Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, Eri Triyanto, menaruh perhatian pada layanan kunjungan sebagai salah satu bentuk pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pelayanan tidak hanya diukur dari kelancaran proses, tetapi juga dari bagaimana pengunjung dan warga binaan mendapatkan pengalaman layanan yang aman, jelas, dan nyaman.

 

Pada akhirnya, ruang kunjungan bukan hanya tempat bertemunya dua orang. Di sana, rindu mendapat ruang, kabar dari rumah tersampaikan, dan harapan untuk menjadi lebih baik terus dipelihara. Bagi warga binaan, pertemuan yang mungkin hanya berlangsung singkat dapat menjadi energi untuk melanjutkan proses pembinaan dan menatap kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *