Respons Cepat Petugas Kesehatan Rutan Pelaihari Tangani Warga Binaan Bergejala Cacar, Cegah Penyebaran Sejak Dini

PELAIHARI, INFO_PAS – Respons cepat kembali ditunjukkan petugas kesehatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan. Pada Jum’at, 24 Juli 2026, pukul 10.00 WITA, petugas kesehatan bergerak cepat menuju blok hunian setelah menerima laporan adanya salah seorang warga binaan yang mengalami gejala penyakit cacar. Penanganan segera dilakukan untuk memastikan kondisi warga binaan sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit kepada penghuni blok lainnya.

Setibanya di blok hunian, petugas kesehatan langsung melakukan pemeriksaan terhadap warga binaan yang mengalami gejala cacar, memberikan penanganan medis sesuai prosedur, serta melakukan skrining kepada warga binaan lain yang berada dalam satu kamar maupun di sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini guna memastikan belum terdapat warga binaan lain yang menunjukkan gejala serupa.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menggunakan perlengkapan pribadi secara terpisah, serta mengimbau seluruh warga binaan agar segera melaporkan kepada petugas apabila merasakan keluhan kesehatan. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Rutan Pelaihari dalam menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada pencegahan.

Petugas Kesehatan Rutan Pelaihari, Andika, mengatakan bahwa setiap laporan mengenai kondisi kesehatan warga binaan harus ditindaklanjuti secepat mungkin agar penanganan dapat dilakukan sejak dini.

“Begitu kami menerima laporan adanya warga binaan yang diduga mengalami gejala cacar, kami langsung menuju blok hunian untuk melakukan pemeriksaan. Kami tidak hanya memberikan penanganan kepada warga binaan yang sakit, tetapi juga memeriksa teman satu kamar dan warga binaan di sekitarnya guna memastikan belum ada yang menunjukkan gejala serupa. Kecepatan respons sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit dan memastikan seluruh warga binaan mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal,” ujar Andika.

Respons cepat petugas kesehatan mendapat apresiasi dari warga binaan. Rudi, yang merupakan teman sekamar warga binaan yang mengalami gejala cacar, mengaku segera melaporkan kondisi temannya kepada petugas agar segera memperoleh penanganan medis.

“Saat melihat teman saya mengalami gejala seperti cacar, saya langsung melapor kepada petugas kesehatan karena khawatir kondisinya semakin parah dan bisa menular ke penghuni kamar lainnya. Syukur alhamdulillah petugas kesehatan datang dengan sangat cepat, langsung memeriksa, memberikan pengobatan, dan mengecek kami yang satu kamar. Penanganannya cepat sehingga kami merasa lebih tenang dan yakin bahwa kesehatan kami benar-benar diperhatikan,” ungkap Rudi.

Melalui respons cepat tersebut, Rutan Kelas IIB Pelaihari terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan humanis bagi seluruh warga binaan. Penanganan dini, skrining kesehatan, serta edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan kondusif, sekaligus mendukung penguatan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan sesuai Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *