Dukung Program Akselerasi Kemenimipas, Rutan Pelaihari Terima Bantuan 15 Ton Pupuk Kompos dari PT Pola Kahuripan Inti Sawit

PELAIHARI, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pupuk kompos solid dari PT Pola Kahuripan Inti Sawit sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian warga binaan di bidang pertanian. Serah terima bantuan dilaksanakan pada Rabu (22/07) pukul 08.30 WITA di halaman Rutan Pelaihari, kemudian dilanjutkan dengan pendistribusian pupuk ke Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) untuk mendukung pengelolaan lahan pertanian yang menjadi media pembelajaran bagi warga binaan.

Bantuan yang diterima berupa kurang lebih 15 ton pupuk kompos solid merupakan tindak lanjut atas permohonan bantuan CSR yang diajukan Rutan Pelaihari kepada PT Pola Kahuripan Inti Sawit. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan pupuk berkualitas, meningkatkan kesuburan tanah, serta mengoptimalkan hasil panen dari berbagai komoditas yang dibudidayakan di Kebun SAE.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Pelaihari, Galang Tresno Prakoso, yang menerima langsung bantuan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PT Pola Kahuripan Inti Sawit atas dukungan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PT Pola Kahuripan Inti Sawit yang telah menerima permohonan bantuan CSR dari Rutan Pelaihari. Bantuan pupuk kompos ini merupakan dukungan nyata dalam menyukseskan Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor pertanian. Kami berharap pupuk ini mampu menjaga kesuburan tanah sehingga hasil panen semakin optimal dan pembinaan yang kami laksanakan memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga binaan,” ujar Galang.

Setelah prosesi serah terima, seluruh pupuk langsung ditempatkan di area Kebun SAE Rutan Pelaihari agar dapat segera dimanfaatkan dalam kegiatan budidaya tanaman. Pemanfaatan pupuk kompos tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Rutan Pelaihari dalam mengembangkan lahan pertanian produktif sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Petugas Rutan Pelaihari yang bertanggung jawab mengelola Kebun SAE, Hendy Arifuddin, mengungkapkan bahwa bantuan pupuk ini sangat tepat waktu, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang memerlukan perhatian lebih terhadap kualitas media tanam.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan pupuk kompos ini. Di tengah musim kemarau seperti sekarang, ketersediaan pupuk yang berkualitas sangat membantu kami dalam menjaga kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. Selain meningkatkan produktivitas kebun, bantuan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang sangat baik bagi warga binaan agar mereka memahami cara merawat tanah, memelihara tanaman dengan benar, hingga menghasilkan panen yang lebih optimal. Harapannya, ilmu yang mereka peroleh di Kebun SAE dapat menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat,” ungkap Hendy.

Melalui sinergi dengan dunia usaha, Rutan Pelaihari terus memperkuat pelaksanaan pembinaan kemandirian yang berorientasi pada pemberdayaan warga binaan. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu mendorong keberlanjutan program pertanian di Kebun SAE sebagai wujud implementasi pemasyarakatan yang produktif, bermanfaat, dan sejalan dengan 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan serta pembinaan keterampilan warga binaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *