Babinsa Hadir di Tengah Warga, Gotong Royong Kenduri Thon di Turue Cut Perkuat Kebersamaan

Pidie – Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat kembali terlihat dalam semangat kebersamaan yang tumbuh di Desa Turue Cut, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie. Babinsa Koramil 17/Geumpang Kodim 0102/Pidie, Sertu Marwan, turun langsung bersama warga mengikuti kegiatan gotong royong menyiapkan sarana dan prasarana untuk pelaksanaan tradisi Kenduri Thon.

Sejak pagi, suasana desa tampak ramai. Warga dari berbagai kalangan bahu-membahu membersihkan lingkungan, menata lokasi kegiatan, mendirikan tenda, hingga menyiapkan perlengkapan pendukung lainnya. Di tengah aktivitas itu, kehadiran Sertu Marwan menjadi perhatian sekaligus penyemangat bagi masyarakat yang antusias menyukseskan acara adat tahunan tersebut.

Partisipasi Babinsa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD, khususnya dalam mempererat hubungan emosional antara prajurit dengan rakyat. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, Babinsa diharapkan mampu menjadi motor penggerak sekaligus solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya.

Sertu Marwan mengatakan, gotong royong seperti ini bukan hanya soal menyiapkan sebuah acara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan persatuan antarwarga.

“Sebagai Babinsa, kami selalu siap hadir di tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI dan rakyat, sekaligus menjaga budaya gotong royong yang menjadi warisan bangsa,” ujarnya.

Tradisi Kenduri Thon sendiri merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat yang sarat nilai kebersamaan, rasa syukur, dan doa bersama demi keselamatan serta keberkahan kampung. Karena itu, persiapan acara dilakukan secara bersama-sama agar pelaksanaannya berjalan lancar dan khidmat.

Tokoh masyarakat Desa Turue Cut, Muksalmina, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang dinilai selalu aktif dalam setiap kegiatan desa. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat memberikan motivasi tersendiri bagi warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir membantu masyarakat, baik dalam kegiatan gotong royong maupun saat warga membutuhkan bantuan. Kehadiran beliau menambah semangat warga dan menunjukkan kedekatan TNI dengan rakyat,” kata Muksalmina.

Ia menambahkan, budaya gotong royong harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman, karena nilai tersebut menjadi kekuatan utama masyarakat desa dalam menyelesaikan berbagai persoalan bersama.

Melalui kegiatan ini, hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat di Kecamatan Mane diharapkan semakin kokoh. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam persiapan Kenduri Thon menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat dan warga tetap menjadi modal penting dalam membangun desa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *