Pidie — Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 05/Indra Jaya, Sertu Rohim, turun langsung ke sawah membantu petani memanen padi di wilayah binaannya, Rabu (25/03/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan persawahan milik Kafrawi, warga Desa Ule Birah, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Pidie. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas panen disambut positif oleh petani, yang merasa terbantu secara tenaga maupun moril.
Sertu Rohim mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan di daerah.
Selain itu, kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara aparat dengan warga binaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir dan peduli terhadap kesulitan masyarakat, termasuk para petani.
Dengan turun langsung ke sawah, kami berharap dapat meringankan beban mereka, terutama saat musim panen yang membutuhkan banyak tenaga,” ujarnya.
Di sisi lain, Kafrawi selaku pemilik lahan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Menurutnya, proses panen menjadi lebih cepat dan efisien, terlebih di tengah keterbatasan tenaga kerja.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan Babinsa. Kehadiran beliau bukan hanya membantu pekerjaan, tapi juga memberi semangat bagi kami para petani,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya TNI dalam mendorong produktivitas pertanian masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga di tingkat lokal.
Namun demikian, sejumlah petani di wilayah tersebut masih menghadapi tantangan seperti perubahan cuaca, keterbatasan alat pertanian, serta fluktuasi harga gabah yang kerap mempengaruhi pendapatan mereka.
Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan berbagai kendala tersebut dapat diatasi secara bertahap.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya sebatas membantu secara fisik, tetapi juga menjadi sarana komunikasi untuk menyerap aspirasi dan permasalahan yang dihadapi petani di lapangan.
Melalui kegiatan seperti ini, peran Babinsa diharapkan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Pidie.






