Breaking News
Dandim 0907/Tarakan Hadiri Pembukaan EXPO KAHUTINDO 2026 dalam Rangka May Day Dandim 0907/Tarakan Hadiri Pembukaan EXPO KAHUTINDO 2026 dalam Rangka May Day Tarakan – Komandan Kodim (Dandim) 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, S.Sos., M.Han. menghadiri kegiatan Pembukaan EXPO KAHUTINDO 2026 yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026, Minggu (3/5/2026). Kegiatan yang digelar oleh Panitia May Day 2026 FSP KAHUTINDO tersebut berlangsung di kawasan Bandara Juwata Tarakan, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, Minggu (3/5/2026). Acara diawali dengan pembukaan EXPO KAHUTINDO 2026, dilanjutkan dengan pelepasan konvoi motor sebagai simbol semangat solidaritas dan kebersamaan kaum pekerja. Pelepasan konvoi motor dilakukan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Utara Dr. Bustan, S.E., M.Si. yang ditandai dengan pengibaran bendera start, disaksikan oleh unsur Forkopimda Provinsi Kaltara dan Kota Tarakan, serta para peserta dan masyarakat yang hadir. Dalam kehadirannya, Dandim 0907/Tarakan Letkol Inf Danan Wisnubrata, S.Sos., M.Han. memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan positif yang dilaksanakan secara tertib dan kondusif. Ia menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan wilayah serta membangun komunikasi yang harmonis antara seluruh elemen masyarakat. “May Day bukan hanya momentum menyampaikan aspirasi, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan antara pekerja, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya. EXPO KAHUTINDO 2026 sendiri menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran, hiburan rakyat, hingga ruang interaksi antara pekerja dan pemangku kepentingan. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan pekerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan semakin solid dalam menjaga kondusifitas wilayah serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan, Pungkasnya. Semarak Hardiknas, Dandim 1405/Parepare Hadiri Pelepasan Smansa Pena Run 2026 Beri Apresiasi, Dandim 1404/Pinrang Kunjungi Siswa Peraih Penghargaan NASA Kasdim 1807/Sorsel Ikut Melaksanakan Pengantaran Jamaah Haji Sorsel 1447 H/2026 M Berlangsung Khidmat

Kakanwil Ditjenpas NTT Hadiri Peresmian Rumah Bahagia Polda NTT, Pusat Layanan Pemulihan Trauma bagi Perempuan dan Anak

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur, Ketut Akbar Herry Achjar, menghadiri kegiatan peresmian Rumah Bahagia Polda NTT yang dilaksanakan di Aula Flobamora Rumah Jabatan Kapolda NTT, Kupang, Kamis (12/3).

Rumah Bahagia dihadirkan sebagai pusat layanan konseling, terapi kesehatan mental, serta pemulihan trauma bagi korban kekerasan, khususnya perempuan dan anak. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang aman bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan psikologis.

Dalam kesempatan tersebut, Ketut Akbar Herry Achjar menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Polda NTT dalam menghadirkan layanan yang berfokus pada perlindungan dan pemulihan korban.
“Rumah Bahagia ini yang diluncurkan oleh Bapak Kapolda merupakan langkah yang sangat luar biasa. Kehadirannya menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan perlindungan serta pendampingan bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak yang menjadi korban tindak pidana” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum Rumah Bahagia diluncurkan, para anggota Bhayangkari dan personel Polri telah mengikuti pelatihan serta memperoleh sertifikasi terapi. Hal ini menunjukkan kesiapan sumber daya manusia dalam memberikan layanan pendampingan dan pemulihan trauma kepada para korban secara profesional.

Sementara itu, Kapolda NTT dalam sambutannya menegaskan bahwa Rumah Bahagia bukan sekadar sebuah bangunan, melainkan simbol kepedulian Polri terhadap kesehatan mental masyarakat.
“Rumah Bahagia adalah tempat di mana tangisan dapat berubah menjadi senyuman dan harapan dapat tumbuh kembali. Setiap perempuan dan anak berhak hidup tanpa rasa takut, tanpa luka, dan tanpa trauma” ujarnya.

Kapolda juga menyampaikan bahwa persoalan kesehatan mental tidak hanya dialami oleh masyarakat, tetapi juga dapat dirasakan oleh anggota kepolisian yang setiap hari berhadapan dengan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Melalui kehadiran Rumah Bahagia ini, diharapkan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Nusa Tenggara Timur dapat dilakukan secara lebih terpadu, sekaligus memberikan ruang pemulihan bagi para korban agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *