PELAIHARI, INFO_PAS — Permintaan ikan lele di pasar yang belakangan ikut “naik kelas” membawa kabar baik dari Rutan Kelas IIB Pelaihari. Kamis (12/2) pukul 09.00 WITA, petugas bersama warga binaan melaksanakan panen ikan lele di kolam depan Dapur Rutan Pelaihari dengan hasil 24,5 kilogram.
Panen ini lahir dari kerja yang konsisten setiap hari. Ikan Lele dirawat dengan pola teratur—pemberian pakan sesuai kebutuhan, pengecekan air, sampai pembersihan kolam—supaya ikan tetap sehat dan segar saat dipanen.
Titin Partini, petugas Rutan Pelaihari sekaligus penanggung jawab budidaya ikan lele, mengatakan lonjakan pesanan pasar jadi pemacu semangat tim untuk menjaga kualitas sekaligus ritme produksi.
“Permintaan pasar lagi tinggi, dan itu jadi penyemangat buat kami. Semoga ke depan kami bisa terus memenuhi pesanan—tentu dengan kualitas yang tetap dijaga, lelenya sehat dan segar,” ujar Titin.
Daus, salah satu warga binaan yang terlibat langsung dalam perawatan harian, mengaku puas melihat hasil panen yang didapat dari rutinitas yang ia jalani.
“Saya yang merawat setiap hari, dari memberi makan sampai membersihkan kolam. Rasanya puas lihat hasilnya. Semoga ke depan selalu menghasilkan ikan yang sehat dan segar,” kata Daus.
Kegiatan budidaya lele ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian di Rutan Pelaihari—memberi ruang belajar keterampilan bagi warga binaan, sekaligus menghadirkan pasokan lele segar yang siap memenuhi kebutuhan pasar.






