Raja Ampat – Papua Barat Daya Komandan Korem 181/Praja Vira Tama, Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., Melaksanakan Peninjauan Langsung Terhadap Siswa Keracunan Makanan Bergizi Geratis di Kabupaten Raja Ampat. Yang di pimpin langsung Oleh Gubernur Provinsi Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.sos, Bertempat di RSUD Waisai adalah di Jalan Trans Papua, Kelurahan Bonjerri, Distrik Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Selasa(02/12/2025)
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk keprihatinan sekaligus perhatian Korem 181/PVT terhadap kondisi kesehatan para siswa. Dalam kunjungannya, Danrem meninjau kondisi para korban di fasilitas kesehatan setempat, berdialog dengan tenaga medis, serta memastikan penanganan yang diberikan berjalan cepat dan tepat.
Danrem 181/PVT menyampaikan bahwa keselamatan dan kesehatan siswa merupakan prioritas utama. Ia juga mengapresiasi kerja cepat pemerintah daerah, pihak sekolah, dan tenaga kesehatan yang segera menangani para siswa begitu gejala keracunan muncul.
“Kami berharap seluruh siswa dapat segera pulih. Korem 181/PVT siap membantu dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujar Danrem.
Selain meninjau korban, Danrem juga meminta pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap sumber makanan, proses distribusi, hingga higienitas penyajian guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
Kegiatan peninjauan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD, khususnya Korem 181/PVT, terhadap masyarakat dan dunia pendidikan di wilayah Papua Barat Daya.
Adapun Penyampaian Gubernur Provinsi Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.sos yang intinya Kita tidak Boleh berprasangka buruk anggap saja ini musibah yg kita juga tidak tahu masing-masing Orang punya keterbatasan dan jangan saling menyalahkan satu sama lain, ujar Gubernur Papua Barat Daya.
Semua kebijakan presiden pastinya ada kendala karena baru pertama kali dilaksanakan, Pak Wakil Bupati sebagai koordinator MBG harus sering berkoordinasi dengan pihak pihak terkait dalam kepengurusan MBG, pungkasnya
Gubernur ucapkan terimakasih terhadap pihak Rumah Sakit Umum dan Porkopimda yang telah bersama sama mengatasi kejadian ini dengan antusias sehingga tidak ada lagi hal-hal yang tidak kita inginkan, sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada pihak RSUD Raja Ampat yang telah memberi pelayanan dan tindakan yg baik terhadap siswa/siswi yg keracunan, ucapnya
Dengan Kejadian yang ini jangan sampai menghambat kegiatan MBG yang telah di canangkan oleh pemerintah pusat dan harus tetap berjalan, Tutupnya.
Turut Hadir, Ketua PKK Papua Barat Daya Ny. Orpa Susana Kambu, S.Pd, Kapolda Papua Barat Daya Brigpol Gatot Haribowo, S.I.K., M.A.P.
Wakil Bupati Raja Ampat Dr. Mansyur Syahdan, M.Si., Kasi Intel Kasrem 181/PVT Kolonel Inf. Rico J. Siagian. S.Sos., Anggota DPRD Provinsi PBD Syarudin Sabonama, Anggota DPR PBD Abraham Umpain, Anggota MRPBD Mesak Mambraku., Dandim 1805/RA Letkol Inf Syahrul Usman, S.H., M.H.I., Kapolres Raja Ampat AKBP Jems Oktovianus Tegay, S.I.K. Waka Polres Raja Ampat Kompol Sofyan Evendi, S.H.,Danposal Waisai Kapten Laut (S) Rano Susanto, Kasatintelkam Polres Raja Ampa Iptu Susilo., Kapolsek Waigeo Selatan Ipda Rudolf, F. Angwarmas, S.H (Penrem 181/PVT).






