Dandim 1405/Parepare Hadiri Musyawarah Mappalili Musim Tanam 2025/2026 di Kabupaten Barru

KODIM 1405/PAREPARE — Komandan Kodim 1405/Parepare Letkol Kav S. Simanjuntak, S.I.P menghadiri kegiatan Musyawarah Mappalili untuk Musim Tanam (MT) I, II, III Tahun 2025/2026 dan MT 2026 yang mengusung tema “Mewujudkan Perluasan Indeks Pertanaman, Optimasi Lahan, dan Penggunaan Varietas Berbasis Genjah untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan.” Kamis (30/10/2025)

Kegiatan ini merupakan agenda penting yang menandai dimulainya musim tanam di Kabupaten Barru, serta menjadi wadah sinergi antara pemerintah, petani, tokoh adat, akademisi, dan TNI-Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Amin, S.Pi., M.Si., selaku Pj. Swasembada Pangan, menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan prioritas utama program Presiden RI, Prabowo Subianto, yang ditargetkan dapat terwujud dalam waktu satu tahun. Menurutnya, peran TNI dan Polri menjadi bagian penting dalam mempercepat pencapaian target tersebut.

“Selama ini Kabupaten Barru menanam dua kali dalam setahun. Ke depan, melalui optimalisasi lahan dan pembentukan 10 Brigade Pangan, kita akan dorong peningkatan menjadi tiga kali tanam dalam setahun,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Barru, Dr. Muhammad Amin, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa Musyawarah Mappalili merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Bugis yang dilaksanakan setiap tahun sebelum turun sawah. Forum ini menjadi ajang bagi petani, tokoh adat, dan pemerintah dalam menentukan waktu tanam, varietas unggul, serta langkah strategis menghadapi perubahan iklim dan serangan hama tanaman.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Barru, luas lahan sawah tahun 2025 mencapai 16.144 hektare, dengan realisasi tanam hingga September sebesar 27.538 hektare. Pemerintah terus mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari IP200 menjadi IP300 melalui program Luas Tambah Tanam (LTT) sebagai langkah nyata menuju swasembada pangan nasional.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemda Barru dengan berbagai pihak, di antaranya TNI, Polri, Universitas Hasanuddin, dan Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, yang mencakup peningkatan produksi padi, pengembangan jagung hibrida, serta optimalisasi ekonomi petani melalui pemanfaatan teknologi berbasis web dan kecerdasan buatan.

Dalam kesempatan yang sama, Dandim 1405/Parepare Letkol Kav S. Simanjuntak, S.I.P menyampaikan bahwa Kodim 1405 siap mendukung penuh upaya pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan di wilayah teritorialnya.

“TNI, khususnya jajaran Kodim 1405/Parepare, akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh, dan petani dalam mendukung program nasional swasembada pangan. Kami siap membantu di lapangan, mulai dari pengolahan lahan hingga pengawasan hasil panen,” tegasnya.

Kegiatan Musyawarah Mappalili ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah, TNI-Polri, akademisi, dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan serta mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di Kabupaten Barru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *